ARIPITSTOP.COM – Pengennya saya mau bikin judul “inilah contoh biker yang tidak punya otak”,  tapi kalau tidak punya otak dia masih bisa naik motor, berarti dia masih punya otak dan masih bisa berfikir. Tapi kenapa di motornya dipasang lampu yang silau kelap-kelip yang mengganggu pengguna jalan yang lain, apakah otaknya g bisa mikir?.

Sampai saat ini saya masih g habis fikir, kenapa ada biker yang pasang lampu silau atau lampu tembak terutama di bagian belakang, lalu ada juga yang melepas mika lampu merahnya sehingga hanya tersisa mika yang bening, ITU SILAU BANGET…!, coba dech mereka yang pasang lampu gituan disuruh lihat sendiri ketika riding di belakang.

Seperti yang dishare oleh wartawan otomotif yang bernama aant di akun instagramnya, sebuah video yang memperlihatkan sebuah motor yang memakai lampu silau di bagian belakang, ditambah lagi lampunya kedap-kedip, auto perih ini biker yang ada di belakangnya.

Wartawan yang kondang ini memberikan caption sebagai berikut:

“Masih gak ngerti apa faedah dan tujuannya pemotor pasang lampu kelap-kelip gini ngadep belakang selain malah jadi kayak odong-odong, bikin silau woi!

Heran, jika sebelumnya marak mika lampu rem jadi bening yang jelas bikin silau, sekarang muncul tren motor odong-odong gini, yang tak kalah ngeselinnya buat pengendara di belakangnya. Silau!

Dan yang paling sering ditemui pasang lampu model gini di NMAX, biasanya di bawah behel. Gak heran sampai muncul memenya.

Nah kalau yang terekam kali ini ADV150 odong-odong yang tadi melintas di Jl. Raya Bogor, sempet ingetin secara halus, tapi cuma mlengos.”

Biasanya biker yang seperti ini kalau ditegor malah galakan dia, “ini motor saya sendiri, suka2 saya…” jawabannya rata2 gitu.

Penambahan lampu tambahan terkait memodifikasi lampu kendaraan sebagaimana yang disebut dalam Pasal 58 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”), yaitu setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas.

Menurut Pasal 279 UU LLAJ, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

https://www.instagram.com/p/CITIspwBNgH/?igshid=9ymjklmzdp3k

Advertisements

4 KOMENTAR

  1. mungkin duitnya udeh abis buat beli variasi lampu dan bayar cicilan si ADV, jadi gak ada sisa buat beli vitamin otak

    area jalan Parung – Bogor juga banyak tuh motor odong2 macam gitu

  2. klo yg beginian nopol jgn di blur …. biarin aja di pajang … biar yg punya motor liat trus baca komen2 yg sumpah serapah ke dia …

  3. Dan masih banyak yg kelakuannya seperti itu. Lampu belakang dibikin putih sj sdh bikin silau dan bingung saat malam apalagi ditambah lampu tembak yg mengarah lurus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here