ARIPITSTOP.COM – Pusing, itulah yang dirasakan oleh tim Aprilia di MotoGP akibat status Andrea Iannone yang masih harus menunggu persidangan terakhir akibat kasus Doping yang menimpanya, Aprilia masih harus menunggu keputusan dari Iannone meski sebenarnya Aprilia kini berada pada tim balap yang sangat diuntungkan karena ada dua pembalap cepat yang akan menganggur di musim 2021. Dovizioso dan Crutchlow menjadi pilihan manis bagi Aprilia jika Iannone gagal bertahan dengan Aprilia.

Iannone untuk sementara diberhentikan membalap setelah gagal dalam tes doping di Sepang November lalu untuk zat anabolic steroid drostanolone. Zat tersebut adalah obat peningkat kinerja yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan sekaligus mengurangi berat badan.

Iannone dijatuhi larangan membalap selama 18 bulan sejak April 2020 hingga Juni 2021. Aprilia telah bertahan di belakang Iannone selama hukuman larangan doping. Tetapi, dengan sidang terakhir yang dijadwalkan pada 15 Oktober, masalah tersebut akhirnya akan diselesaikan. Jika Iannone tetap dinyatakan bersalah maka Aprilia harus melepas Iannone demi kelangsungan balapan di MotoGP, dan pilihan manis untuk pengganti Iannone tentunya ada pada antara Dovizioso yang menyatakan berpisah dengan Ducati dan Crutchlow yang terdepak dari Honda.

Bos tim Aprilia, Massimo Rivola mengatakan bahwa banding terakhir ke CAS akan menjadi waktu krisis bagi Iannone dan hasilnya akan menentukan strategi pembalap Aprilia pada masa depan.

“Kami akan menunggu hasilnya. Jika siap pada 2021, dia akan menjadi pembalap kami dan jika dia tidak tersedia, dia tidak akan menjadi pembalap kami pada Januari 2021. Kami tidak ingin menyia-nyiakan waktu satu tahun lagi menunggu. Kami memutuskan untuk tetap bersamanya karena dia menunjukkan kepada kami bahwa dia secara ilmiah tidak bersalah,” ujar Rivola kata Rivola dilansir dari The Race.

“Dia (Iannone) memiliki alasan bagus mengapa mereka dapat mengurangi larangan hukuman membalap dari 18 bulan menjadi satu tahun.”

Jika Iannone tidak tersedia untuk Aprilia, Rivola sangat menyadari bahwa tim berada dalam posisi beruntung karena memiliki dua opsi potensial yang menunggu untuk menggantikan posisinya.

“Dovizioso adalah opsi terbaik yang bisa kami miliki. Ini adalah kesempatan yang cukup unik. Namun, kami selalu mengatakan bahwa kami ingin terus bersama Andrea yang lain dan ini adalah prioritas pertama kami. Jika tidak bisa, kami akan melakukan yang terbaik untuk menghadirkan Dovizioso kepada kami,” kata Rivola.

“Mungkin permintaannya akan terlalu tinggi untuk kami dan kami juga memiliki Crutchlow, yang merupakan pembalap cepat dan juga menarik bagi kami. Sejujurnya, di pasar pembalap sepertinya kami punya opsi bagus. Lebih atau lebih murah, tapi keduanya bagus,” tutur Rivola.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here