ARIPITSTOP.COM – Kabar tak sedap datang pabrikan motor Amerika Serikat, Harley-Davidson sudah memutuskan untuk menghentikan proses produksi motornya di India, termasuk menutup pabrik di sana yang berlokasi di Bawal, Haryana. Padahal pabrik ini sudah mulai beroperasi sejak 2011. Bukan itu saja, pabrikan motor asal Amerika Serikat itu sekaligus mengumumkan akan ‘mengurangi secara signifikan’ aktivitas kantor penjualannya di Guragon.

Harley-Davidson Inc mengatakan pada Kamis (24/9) bakal mengakhiri operasi penjualan dan produksi di India. Hal ini juga terkonfirmasi pada laporan strategi Harley-Davidson kepada Securities and Exchange Commission of USA. Anak perusahaan Harley-Davidson India kemudian merilis pernyataan mereka bakal menutup pabrik di Bawal, Haryana dan juga ‘mengurangi signifikan jumlah dealer di Gurgaon’. Dealer Harley-Davidson di India disebut bakal terus beroperasi sesuai kontrak. Dilansir dari Indian Autos Blog menjelaskan Harley-Davidson punya 33 dealer di India. Sejauh ini belum ada kejelasan terkait masa depan ketersediaan perawatan dan suku cadang.

Tercatat saat ini India merupakan pasar motor terbesar di Dunia,  meski merupakan pasar motor terbesar di dunia, Harley-Davidson kesulitan bersaing di sana. Mereka kalah dengan brand lokal seperti Hero dan juga oleh pabrikan Jepang, Honda.

Sebenarnya Harley bukan pabrikan asing pertama yang menyerah dalam persaingan di pasar India. Keputusan Harley-Davidson ini datang usai Toyota Motor Corporation mengatakan tidak akan melakukan ekspansi di India karena pajak yang tinggi. General Motors sudah menarik diri dari India pada 2017, sementara Ford memutuskan memindahkan sebagian aset mereka ke produsen asal India Mahindra & Mahindra sebab selama dua dekade tak mendapatkan traksi di pasar.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here