ARIPITSTOP.COM – Selalu bersaing di barisan sepuluh besar bahkan merepotkan barisan depan ketika masih memakai motor Yamaha meski hanya di tim satelit, faktanya kini Zarco justru sulit beradaptasi dengan motor barunya meski berada di tim pabrikan. Zarco mengaku sulit dan cukup finish saja di musim 2019 ini.

Sulit beradaptasi dengan motor KTM, Zarco mengaku sulit bahkan tak mampu finis di posisi 10 besar pada empat seri balapan yang dia ikuti di musim 2019 ini. Zarco merasa susah menyalip dengan motor KTM ini.

“Saya ingin menyalip lebih banyak pembalap, tetapi itu tidak memungkinkan bagi saya,” kata Zarco dilansir dari Motorsport.

“Sungguh, saya sudah terlalu banyak terbatasi saat balapan dan kehilangan banyak pada aspek kecepatan. Ketika Anda kehilangan terlalu banyak kecepatan, maka sulit untuk menyalip pembalap-pembalap lain saat mengerem,” ujar dia menambahkan.

Zarco mengakui saat ini targetnya hanya yang terpenting bisa finish, susah adaptasi menjadi kendala utamanya.

“Saya sempat bisa mempertahankan kecepatan dan menyalip bersama dengan Pol Espargaro. Namun saat dia mendapatkan kecepatan bagus, saya tidak bisa mengikutinya,” tutur Zarco.

“Saya hanya tetap fokus untuk menyelesaikan balapan karena hanya itu yang bisa saya jadikan sebagai target kala itu. Menyedihkan memiliki target hanya demi menyelesaikan balapan, tetapi saya masih berjuang dengan motor lebih keras ketimbang pembalap lain,” ucap Zarco lagi.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here