ARIPITSTOP.COM – Honda mengawali paruh kedua MotoGP 2022 yang digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris dengan kurang baik. Semua pembalapnya finish diluar 10 besar, hal ini membuat Pol Espargaro kesal dengan Honda yang dinilai tidak ada niat agar para pembalapnya bisa bersaing di depan.

Melihat hasil GP Inggris 2022 kemarin, Takaaki Nakagami (LCR Honda) yang finis di urutan ke-13 dan Pol Espargaro tepat di belakangnya. Alex Marquez menghuni P17 dan pengganti Marc Marquez, Stefan Bradl, dua tangga di bawahnya.

Hasil itu masih jauh lebih baik daripada GP Jerman, di mana tak ada satu pun pembalap berlogo sayap tunggal tersebut yang meraih poin. Sepeninggal Marc Marquez, empat pembalap Honda babak belur, mereka hanya mampu mengumpulkan 16 poin dari empat seri balapan.

Espargaro terpaut 0,2 detik dari Nakagami dan 13,9 detik di belakang pemenang Francesco Bagnaia. Selepas balapan, Pol Espargaro mengutarakan kekecewaan akibat tak kunjung kompetitif.

“Yang sangat mengganggu saya adalah Honda tidak bicara apa pun, tidak ada reaksi. Saya tidak melihat bahwa Honda sangat khawatir. Saya tidak tahu apa yang diintepretasikan. Yang paling buruk adalah pabrikan tidak menunjukkan usahanya,” tuturnya kepada Motorsport.com.

“Lima tahun lalu, tampaknya tidak pernah terpikirkan kalau merek Jepang akan tersingkirkan sedikit demi sedikit dan tim-tim Italia akan terbang. Itu sesuatu yang tidak bisa diprediksi.

“Masalahnya adalah saya tidak tahu apa yang dipikirkan Honda. Saya tidak tahu apa yang terjadi di sini bisa mencapai Jepang.

“Sepintas tampaknya bukan karena kami tidak menerima material apa pun untuk meningkatkan motor.”

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here