ARIPITSTOP.COM – Usai meraih dua podium secara beruntun, tak sedikit warganet yang mengetik komentar jika Vinales berhasil memukul Yamaha yang telah membuangnya. Keberhasilan Vinales beradaptasi dengan motor Aprilia memang diacungi jempol, hanya perlu satu setengah musim kini sudah mampu bersaing di barisan terdepan.

Vinales hampir saja meraih kemenangan perdananya di musim 2022 jika Bagnaia tak berhasil memukul di lap terakhir. Memulai balapan dari baris terdepan, Vinales sempat tercecer pada awal-awal balapan.

Vinales mampu menjaga jarak dengan para pembalap yang berada di barisan depan. Vinales baru menggebrak saat balapan tersisa lima lap terakhir. Bhakan di dua lap terakhir mampu berebut posisi pertama dengan Bagnaia meski akhirnya harus puas finish di posisi kedua.

“Yah, Anda tahu, saya mendorongnya dengan keras,” ucap Vinales sambil tertawa.

“Sepanjang balapan. Pada awalnya, saya tidak bisa menggunakan Ride Device belakang, jadi semua orang bisa melewati saya,” kata Vinales di parc ferme.

“Tetapi saya mengambilnya dengan tenang karena saya tahu bahwa saya memiliki ritme yang baik dan dengan kuat, saya akan memulihkan posisi saya,” ujar Vinales.

“Saya menyerang Pecco di lap terakhir. Tapi Anda tahu, lain kali kami harus lebih baik,” ucap Vinales.

“Kami harus mulai dari depan dan mendorong, karena saya pikir kami memiliki kecepatan yang fantastis hari ini,” tuturnya.

Meski begitu, Vinales tetap senang dengan balapan GP Inggris yang merupakan hasil terbaiknya sampai saat ini di atas Aprilia RS-GP.

“Tapi di balik itu semua, saya sangat senang! Aprilia bekerja dengan fantastis, kami melakukannya dengan cara yang baik dan kami harus terus seperti ini,” kata Vinales.

“Sedikit demi sedikit kami semakin kuat dan hari ini saya merasa sangat kuat di trek. Ini adalah cara untuk melakukannya sehingga kami terus seperti ini,” ujar Vinales.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here