ARIPITSTOP.COM – Kepergian Suzuki yang secara mendadak membuat kedua pembalapnya harus mencari tim baru jika ingin tetap balapan di musim 2023 dengan kondisi yang serba sulit, Joan Mir jika pindah ke Honda maka Pol Espargaro harus rela terlempar, kemudian Alex Rins bahkan mengatakan rela pergi ke tim satelit yang penting bisa tetap balapan. Rumor terbaru dirinya sedang berdiskusi dengan Aprilia yang kemungkinan akan berlabuh ke RNF dan bisa jadi menggeser posisi Dovizioso.

Rins sendiri sudah memperkuat Suzuki Ecstar sejak melakoni debut kelas para raja pada 2017. Keputusan Suzuki menarik diri MotoGP pada musim depan membuat Alex Rins meradang. Sebab, Alex Rins dan manajemen tim Suzuki Ecstar telah melakukan negosiasi untuk kontrak baru sebelum petinggi pabrikan asal Hamamatsu mengetuk palu. Kini mau tidak mau Alex Rins harus mencari tim baru untuk bisa balapan di musim 2023 nanti.

“Masalahnya adalah saat ini ada dua pembalap tambahan di pasar dan itu tidak mudah,” kata Rins dilansir dari Motorsport.

“Banyak hal yang dikatakan, bahkan sebelum hengkangnya Suzuki diumumkan, dikabarkan Joan akan bergabung dengan Honda. Jika situasinya seperti itu, kesepakatan antara keduanya sudah diumumkan, tetapi tidak seperti itu, itu semua tidak mudah. Anda harus memberi tim sedikit waktu, tidak mudah untuk merekrut dua pembalap secara tiba-tiba, saya mengatakan seperti itu karena ini tidak ada dalam rencana tim atau kami.” ujar Alex Rins.

Tantangan yang dihadapi Rins makin sulit karena keluarnya Suzuki membuat posisi kosong di tim pabrikan makin terbatas. Saat ini memang baru ada 6 pembalap dari 10 kursi di tim pabrikan yang sudah dipastikan posisinya pada musim depan. Namun, Rins memilih bersikap realistis. Dia melihat posisi yang tersedia sebenarnya sangat terbatas.

“Di Prancis, manajer saya bertemu dengan sejumlah tim dan melihat apakah di Montmelo atau di Jerman, kami akan mendapatkan berita bagus. Tapi, untuk saat ini segalanya masih sama, tidak ada yang baru,” ujarnya.

“Secara pribadi, saya ingin berada di tim pabrikan, saya tidak akan berbohong kepada Anda,” ujarnya.

“Jika tidak dalam tim pabrikan, setidaknya terikat kontrak secara langsung dengan pabrikan, tanpa meremehkan tim satelit, karena ternyata satelit tiga tahun lalu tidak sama dengan hari ini. Jadi kita lihat saja, jujur hanya ada satu tempat di tim pabrikan (KTM) yang tersedia, jadi kalau harus memperkuat tim satelit, saya tidak masalah. Lebih baik itu daripada di rumah.”

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here