iklan gma

ARIPITSTOP.COM – Pembalap Repsol Honda yang kini masih didekap cidera ternyata tidak setuju jika balapan MotoGP ketambahan sampai 21 seri, menurutnya jadwal balapan tersebut terlalu kebanyakan. Jadwal MotoGP musim 2022 rencananya diadakan sebanyak 21 seri setelah Indonesia dan Finlandia resmi menjadi tuan rumah baru.

Nuansa berbeda akan dirasakan pada MotoGP 2022 karena merupakan musim istimewa dengan menampilkan dua sirkut baru. Pada MotoGP 2021 terdapat 19 seri balapan. Namun, kali ini pada MotoGP 2022 ada tambahan dua seri balapan yaitu MotoGP Indonesia dan MotoGP Finlandia. Jadi itu artinya akan ada 21 balapan dalam satu musim. Jumlah tersebut menjadikan kejuaraan dunia balap motor terbanyak sepanjang masa. Jumlah itu juga hampir menyamai dengan jumlah seri balapan pada Formula 1. Seperti diketahui, pada seri balapan F1 terdapat 23 balapan.

Hal itu kemudian memunculkan pro dan kontra di antara pembalap kontestan MotoGP 2022. Marc Marquez adalah sosok yang kontra terhadap jadwal MotoGP 2022 dengan menyelenggarakan 21 seri.

“Jika kita ingin pergi ke lebih banyak negara, kita harus membatalkan beberapa balapan,” kata Marquez, dilansir dari Motorsport-total.

“21 balapan adalah jumlah yang besar. Kita harus menetapkan batas,” pungkasnya.

Melihat jumlah aturan tersebut, Andrea Dovizioso menutut untuk menyelenggarakan tiga kali tes sebelum memasuki perlombaan MotoGP 2022.

“Ini bukan keputusan kami. Itu bukan tugas kami. Kami harus mematuhi aturan. Jika itu keputusan saya, saya akan menyelenggarakan tiga tes sebelum musim dan bukan hanya dua,” kata pembalap RNF Racing itu.

Sementara itu, Maverick Vinales adalah sosok yang pro dengan bertambahnya beberapa sirkuit baru pada MotoGP 2022. Bahkan Vinales menyambut positif GP di Indonesia. Sebab penggemar kuda besi di Tanah Air begitu fantastis.

“Selalu menyenangkan datang ke negara baru,” kata Vinales. “Ini bagus untuk kami dan untuk kejuaraan. Saya pikir MotoGP akan tumbuh di kemudian hari. Itu harus menjadi tujuan kami,” ujarnya.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here