ARIPITSTOP.COM – Tak menyangka jika Zarco yang sebelumnya dinyatakan cidera ringan pasca kecelakaan hebat dengan Morbidelli justru harus segera mendapatkan perawatan medis akibat keretakan tulang pada tangannya yang harus segera dioperasi.

Zarco dan Morbidelli bertabrakan hebat setelah lepas di Tikungan 2, dan motor mereka yang hancur lebur meluncur cepat ke arah Maverick Vinales dan Valentino Rossi yang membelok ke kanan di Tikungan 3. Kepada Sky Sport, Morbidelli menyebut Zarco ‘setengah pembunuh’, dan Rossi menilai Zarco sengaja memotong laju Morbidelli dan menyebut manuver dalam 300 km/jam itu ‘gila’.

Pasca kecelakaan tersebut, kedua pembalap dinyatakan dalam keadaan cidera ringan saja. Namun ternyata apes buat Zarco, setelah dihujat oleh para netizen penggemar MotoGP ternyata dirinya dipastikan mengalami retak tulang setelah dicek lanjutan. Zarco sempat mengaku hanya mengalami luka gores dan memar pada lengan dan kaki. Namun, pada Senin (17/8/2020), ia menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut, dan pemeriksaan itu menunjukkan adanya keretakan tulang scaphoid pada pergelangan tangan kanannya.

Zarco akan menjalani operasi di Modena, Italia, pada Rabu (19/8/2020) bersama dr. Raffaelle Pascarella, dokter yang juga mengoperasi cedera patah tulang bahu Andrea Dovizioso akibat kecelakaan motocross pada akhir Juni lalu.

Zarco berharap dia bisa tampil pada seri balap MotoGP Styria 2020 yang akan kembali digelar di Red Bull Ring pada akhir pekan ini, 24-26 Agustus. Meski begitu, pemenang dua gelar juara Moto2 itu tidak akan memaksakan diri apabila kondisinya ternyata tidak cukup baik untuk berkompetisi.

“Jika saya tidak bisa membalap, saya memulihkan diri sebaik mungkin pada awal September untuk tiga balapan di Misano dan Barcelona,” kata Zarco.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here