ARIPITSTOP.COM – Pelik, itulaah nasib Lorenzo saat ini di Honda, kesulitan beradaptasi dengan motor RC213V 2019 yang memiliki power lebih besar bahkan ketika diatas RC21V 2018 dirinya juga belum mampu maksimal. Setelah seri terakhir di Valencia nanti, Lorenzo dijadwalkan akan mengetes RC213V 2020, dan dari hasil pengetesan tersebut nasib Lorenzo musim 2020 akan ditentukan.

Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, yakin jika Lorenzo akan menentukan masa depannya usai uji coba pasca musim pada November nanti, di mana ia akan menjajal prototipe RC213V versi 2020 di Valencia dan Jerez.

Sebagai juara dunia tentu tidak nyaman bagi Lorenzo terus menerus finish di urutan belakang, bahkan selama musim 2019 ini dirinya belum pernah merasakan finish 10 besar. Pahitnya, ketika balapan terakhir di Australia, ternyata Lorenzo finis 1 menit 6 detik dari sang tandem, Marc Marquez, yang menang di Phillip Island.

“Ini pasti sangat depresif baginya. Jorge tak suka motor ini, jadi kita tunggu saja sampai ia di atas prototipe motor 2020,” ujar Cecchinello dilansir dari GPOne.

Cecchinello meyakini jika Lorenzo punya dua faktor permasalahan kenapa performanya bisa buruk diatas RC213V.

“Pertama, ia harus adaptasi pada Honda usai membela Ducati, dan jika kita perhatikan, tadinya tak ada yang salah. Kita lihat saja catatan waktunya di Jerez dengan motor 2018, ia hanya tertinggal sepersekian detik dari Marc. Ia sangat dekat,” lanjut pria asal Italia ini.

Selain motor, Lorenzo dipercaya kurang pede, dirinya tidak percaya diri dengan kemampuannya. “Jika menganalisa Jorge, performanya 70-80% tergantung pada kepercayaan diri dan kecocokan gaya balapnya dengan motor. Kini sudah terbukti jelas ia tak lagi percaya diri,” ungkapnya.

Cecchinello berani mengatakan bahwa Lorenzo akan lanjut bersama Honda jika nyaman, namun bisa jadi hengkang ketika mendapati dirinya tetap tak cocok dengan karakter motor baru RC213V 2020.

“Saya rasa ia akan lanjut, tapi juga bisa berkata, ‘Aku tak nyaman dengan motor kalian, aku akan berhenti balapan,’ sebelum musim dimulai. Inilah yang saya baca dari situasinya, karena saya tak bisa bayangkan Jorge mau lagi-lagi menjalani semusim penuh, 20 balapan, finis terbuncit,” lanjut team manajer LCR Honda.

Menarik jika Lorenzo tak sanggup lagi mepanjutan balapannya dengan Honda maka Zarco menjadi kandidat utama yang akan menemani Marquez musim 2020.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here