ARIPITSTOP.COM – Vinales merasa ada yang aneh dengan Yamaha, selama 2,5 tahun satu permasalahan belum bisa dipecahkan oleh tim Yamaha. Hal ini diungkapkan Vinales karena ketika di Suzuki tidak memiliki masalah seperti di Yamaha dan geram karena tidak kunjung terpecahkan. Vinales mengaku tak habis pikir karena selama 2,5 tahun motor Yamaha masih berkutat dengan masalah kehilangan grip. 

Hilangnya daya cengkeram pada ban membuat Vinales tak bisa menggeber motornya secepat para pembalap lain bahkan termasuk rekan setimnya, Valentino Rossi, yang tampil sebagai runner-up. Vinales merasa aneh dengan permasalahan tersebut.

“Hal ini adalah sesuatu yang menakjubkan, sangat-sangat aneh,” ucap Vinales yang dilansir dari Crash.

“Kami adalah satu-satunya Yamaha yang menderita demikian banyak. Hal ini tidak pernah terjadi dengan saya saat masih bersama Suzuki, tidak juga pada paruh pertama musim 2017,” kata dia lagi.

“Jujur, masalah ini sudah berjalan selama 2,5 tahun. Balapan di Australia (2018, ketika Vinales menjadi juara) adalah satu-satunya balapan yang saja jalani dengan adanya daya cengkeram,” ucap Vinales.

Terlebih ketika balapan di Argentina, Vinales mampu menjadi yang tercepat kedua di belakang Marquez namun ketika balapan semua menjadi berubah. Vinales hanya satu-satunya pembalap yang memilih ban depan lunak untuk balapan. Namun, untuk ban belakang dia punya pilihan yang sama dengan pembalap lainnya, yaitu yang berjenis lunak.

“Bisa dipastikan tidak ada yang salah dengan pemilihan ban karena pada pagi hari (sesi warm-up) saya merasa luar biasa. Saya tidak ada masalah balapan dengan ban depan, semuanya ada di ban belakang. Jadi, ini agak aneh,” tutur dia.

Advertisements

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here