ARIPITSTOP.COM – Penampilan Dovizioso di musim 2018 memang jauh dibandingkan performanya di musim 2017, ketika dirinya sering podium dan lebih banyak meraih kemenangan. Di musim 2018 ini baru satu kali meraih kemenangan dan lebih sering kesulitan bersaing dengan pembalap terdepan.

Sudah tidak lagi cemaskan bersaing dengan Marquez, pembalap Ducati itu justru  menilai Rossi mengalami peningkatan performa dalam beberapa seri MotoGP musim ini. Dovizioso tertinggal di klasemen sementara MotoGP musim ini. Dovizioso berada di peringkat ke-4 klasemen sementara MotoGP dengan 88 poin, sementara Marquez di posisi puncak dengan 165 poin.

“Jaraknya sangat jauh. Tetapi saya lebih khawatir terhadap jarak dengan Yamaha,” ujar Dovizioso seperti dilansir Crash.

“Sebelum balapan di Sachsenring, kami sudah tak lagi memikirkan soal Marc. Marc melakukan semua hal dengan benar, dan menciptakan margin besar ini,”

Margin yang terlalu besar membuat Dovizioso berfikiran lebih realistis untuk tidak mengejar gelar juara dunia.

“Kami sudah tak lagi memikirkan gelar dunia, karena memang tak ada alasan untuk memikirkannya. Kami masih harus memperbaiki aspek yang bukan unggulan kami, karena sebelum Anda benar-benar ‘oke’, Anda takkan bisa bertarung dengan Vale, Maverick dan yang lain,” ungkapnya.

Dan Dovizioso kini lebih menargetkan untuk bersaing dengan Rossi memperebutkan posisi kedua.

“Saya rasa kami bisa tampil sangat kompetitif, dan harus memperbaiki beberapa hal karena kami sangat ketat. Jika ingin ada di papan atas, kami harus lebih baik,” pungkasnya.

Advertisements

6 KOMENTAR

  1. bijak, melihat yg paling realistis, kalau misal sudah bisa bersaing dengan yamaha, baru bisa mulai bicara persaingan/mengganggu marquez

  2. kalau fbm tetep aja nyuru Rossi pensiun karena sudah tak ada tajinya, padahal masih ada dovi, lorenzo, dan maverick yang di bawah rossi padahal lebih muda.
    fbm otaknya ilang ke mana sih? suru mereka pensiun dong ckckckc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here