ARIPITSTOP.COM – Dalam sesi wawancara sebelum race di Mugello akhir pekan ini, secara mengejutkan Iannone menyetakan bahwa dirinya tidak akan melanjutkan kerja sama dengan pabrikan asal Jepang itu. Iannone memutuskan hengkang pada akhir musim ini.

“Saya tidak akan bersama Suzuki. Saya akan mengganti motor, dan pabrikan. Namun, saat ini saya tidak ingin berbicara banyak mengenai masa depan karena terlalu dini,” kata Iannone dikutip dari crash.

“Dua tahun lalu, saya bekerja sama dengan Suzuki. Namun, tahun ini sedikit berbeda. Suzuki hanya membicarakan masa depan saya setelah tes di Barcelona. Dalam banyak hal, sekarang jelas saya tidak akan bersama Suzuki,” lanjutnya.

Iannone mengatakan bahwa dirinya sudah berbicara dengan tim pabrikan, namun bukan hanya Aprilia seperti yang dirumorkan, tetapi dirinya mengatakan bahwa tidak mau balapan di tim satelit.

“Saya tidak ingin berada di tim satelit. Saya hanya ingin tim pabrikan, bukan hanya Aprilia,” ujar Iannone.

Dengan berpisahnya Iannone dengan Suzuki maka semakin menguatkan informasi mengenai Joan Mir yang direkrut oleh Suzuki dari Marx VDS Moto2. Kabarnya pembalap debutan ini akan dibayar mencapai 1,6 juta euro (Rp 25,9 miliar) kepada Joan Mirsetiap musimnya.

Nominal gaji tersebut terbilang fantastis mengingat usia Joan Mir yang masih berusia 20 tahun dan belum memiliki pengalaman balapan di kelas MotoGP. Bandingkan dengan pembalap kawakan Dovizioso yang musim 2018 ini saja masih digaji sekitar 2,5 juta euro.

Advertisements

5 KOMENTAR

    • Tim pabrikan yg masih bisa dimasuki selain Aprillia ya Honda Repsol jika dani pedrosa gak disambung.. atau ducati jika tdk mmperpanjang lorenzo dan tdk jadi merekrut petrucci..itu klo dimotoGP gak tau klo hijrah ke WSBK..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here