YAMAHA CAREER TALK SHOW 2015 (2)

Dihadiri sekitar 300 peserta hari ini Yamaha bekerjasama dengan universitas indonesia bertempat di kampus universitas indonesia tepatnya di ruang auditorium gedung pusat studi jepang, top management PT YIMM menjabarkan mengenai karir bersama Yamaha. Mahasiswa dapat mengetahui dan mempersiapkan berbagai hal, kemampuan apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang profesional saat mulai masuk ke dunia kerja. Peserta yang hadir diberikan informasi mengenai atmosfer kerja dan berbagai bidang profesi di PT YIMM. Dan tentunya pengenalan produk-produk terbaru dari Yamaha berteknologi Blue Core (Efisien – Bertenaga – Handal) seperti Mio M3, All New Soul GT, NMAX dan NakedVolution bike (MT-25, Byson Fuel Injection, New V-Ixion Advance).

 

YAMAHA CAREER TALK SHOW 2015 (3)

Sebanyak 300 peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir UI dan alumni terbaru UI hadir dalam talk show ini. Pembicara dari top management PT YIMM yaitu Ibu Linda selaku HRD & GA General Manager, Bapak Teddy Cahyadi Yacob Production Director, Bapak Adhitya Pratama Production Control Assistant GM & Alumni Teknik Metalurgi Universitas Indonesia, Bapak Johannes B M Siahaan Regional Sales Manager.

PT YIMM merupakan anak perusahaan dari Yamaha Motor Co., Ltd (YMC) di Jepang. PT YIMM berdiri pada 6 Juli 1994, kantor Head Office di Jl DR KRT Radjiman Widyodiningrat (Jl Raya Bekasi Km 23) Pulogadung Jakarta Timur. Jumlah karyawan 10.000 orang di seluruh Indonesia. Memiliki 6 Direct Distribution System (DDS) atau Flagship Shop (FSS) yaitu DDS Jakarta, DDS Bandung, DDS Semarang, DDS Madiun-Kediri, DDS Bali, DDS Jambi. Total dealer dan jaringan bengkel Yamaha di seluruh Indonesia jumlahnya lebih dari 3.000.

YAMAHA CAREER TALK SHOW 2015 (6)

Ibu Linda selaku HRD & GA General Manager menjelaskan bagaimana caranya para alumni mahasiswa ini bisa ikut bergabung di berkarir di yamaha, dijelaskan dari proses pendaftaran hingga setelah bekerja di yamaha.

”Semoga acara ini bermanfaat buat para lulusan yang ingin mencari pekerjaan dan dapat bersaing di dunia kerja yang ada. Harapannya ke depan banyak alumni universitas ternama yang dapat bergabung dengan Yamaha,” ucap Ibu Linda, HRD & GA General Manager. Linda menerangkan mengenai company profile Yamaha, cara membuat CV yang efektif dan menarik, proses recruitment, tips sukses interview.

Sementara Adhitya Pratama Production Control Assistant GM & Alumni Teknik Metalurgi Universitas Indonesia menjelaskan tentang kisah suksesnya berkarir di Yamaha, aplikasi ilmu yang didapatkan saat kuliah ke bidang kerja saat ini, alasan memilih berkarir di Yamaha dan tips sukses berkarir.

”Career Talk Show Yamaha merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kami, untuk lebih memperkenalkan brand Yamaha dan gambaran secara umum kinerja serta kesempatan berkarir yang ada. Dengan Career Talk Show Yamaha, kami mengajak lulusan universitas–universitas terbaik di Indonesia untuk bergabung bersama membangun bangsa ini melalui industri otomotif khususnya industri sepeda motor Yamaha,” papar Adhitya Pratama.

YAMAHA CAREER TALK SHOW 2015 (1)
Dari sisi marketing, Bapak Johannes B.M. Siahaan Regional Sales Manager, memaparkan mengenai atmosfer kerja, bidang profesi marketing, review produk dan teknologi Yamaha. ”Marketing salah satu tulang punggung utama pemasaran di setiap perusahaan. Dunia marketing sangat dinamis dengan segala perubahan yang harus dicermati dan trend yang terus berkembang. Yamaha memiliki dunia kerja marketing yang begitu menarik, dinamis dan banyak ilmu yang dipelajari serta dipraktekkan dengan bermacam inovasi yang menghasilkan hasil berupa produk dan aktivitas yang sukses di pasaran juga jadi trendsetter,” beber Johannes.

Sedangkan Bapak Teddy Cahyadi Yacob Production Director memaparkan, ”Yamaha memiliki potensi yang sangat baik untuk tumbuh bersama-sama, maju berkembang dengan semua engineer dan para sarjana untuk menaklukkan tantangan masa depan.”

YAMAHA CAREER TALK SHOW 2015 (4)

Selain mengadakan career talk show, yamaha juga mengadakan service gratis di halaman depan ruang auditorium gedung pusat studi jepang. Yamaha menyediakan service gratis untuk para lingkungan Universitas Indonesia, para konsumen yang service gratis akan mendapatkan carbon cleaner gratis. Selain service gratis para mahasiswa bisa mencoba test drive yamaha mio m3 blue core. Salah satu fitur yang disematkan di Mio M3 adalah adanya fitur ECO Riding, fitur ini bekerja dengan baik ketika kita berjalan dalam rentan kecepatan 20-60kpj serta membuka dan menutup gas dengan perlahan tanpa dibetot alias agresif memainkan gas. Pada saat kita berkendara dalam kondisi Eco yang berarti konsumsi bahan bakar semakin irit maka sinyal lampu Eco yang berwarna hijau di speedometer akan menyala, semakin lama dan sering sinyal Eco ini menyala maka semakin irit pula konsumsi bahan bakarnya.

YAMAHA CAREER TALK SHOW YAMAHA CAREER TALK SHOW 2015 (5)

Advertisements

1 KOMENTAR

  1. Jeep Willys’ dari Yamaha V-Ixion Habiskan Rp 44 Juta Bandung -SMK Angkasa Husein Sastranegara Bandung mampu membuat mobil ‘Jeep’ dengan menggunakan mesin motor Yamaha V-Ixion 150 cc. Untuk membuat prototipe mobil yang dinamai Sky Jeep V150 itu, SMK Angkasa bersama Yayasan Ardhya Garini cabang Lanud Husein Sastranegara harus merogoh Rp 44 juta.

    “Untuk membuat prototipe ini siswa menemui yang namanya trial and error. Bahan yang digunakan juga bisa jadi tak terpakai karena salah hitung, jadi biayanya ya lumayan. Untuk bikin prototipe ini, habis sekitar Rp 44 juta lah,” ujar Kepala Sekolah SMK Angkasa Lanud Husein Sastranegara, Johanes Kumiling.

    Mobil yang dibuat menyerupai ‘Jeep Willys’ ini dikerjakan oleh tim yang terdiri dari 4 orang anggota tim inti dan 2 cadangan. Mereka adalah para siswa kelas XI yang berasal dari beberapa jurusan berbeda.

    Hampir seluruh komponen mobil ini mereka cari, buat dan modifikasi sendiri, kecuali bagian mesin yang asli pabrikan V-Ixion.

    Foto: Mobil Jeep dari Yamaha V-Ixion

    Untuk body mobil misalnya, siswa memotong dan membentuk baja sendiri menjadi rangka. Serta bagian jok dan sistem kendali yang mereka rakit dari berbagai komponen mobil hingga akhirnya berbentuk seperti saat ini.

    Johanes mengatakan, setelah sukses membuat prototipe, sekolah dan yayasan memiliki harapan untuk bisa membuat kendaraan ini secara massal untuk berbagai kebutuhan. Namun untuk itu, diperlukan proses uji kelaikan terlebih dahulu.

    “Kami ingin mengembangkan ini ke bisnis. Tapi harus melewati uji kelaikan di perguruan tinggi dulu juga butuh dukungan,” katanya.

    Mimpinya, Sky Jeep ini bisa digunakan di tempat-tempat hiburan atau pariwisata baik sebagai alat angkut penumpang atau sebagai hiburan.

    “Kalau dibuat massal, mungkin harganya tidak akan Rp 44 juta per unit, di bawah itulah karena kan sudah ada hitungannya yang sudah pas sekarang, tidak lagi trial and error,” tutur Johanes. Kapasitas produksi per unitnya pun sekitar 1,5 bulan.

    sumber : detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here