iklan gma

ARIPITSTOP.COM – Casey Stoner yang mendapatkan title juara dunia bersama Ducati dan dianggap sebagai satu2nya pembalap yang bisa menjinakkan Desmosedici mengatakan jika dirinya senang ketika melihat Rossi menderita di Ducati. Rossi dinilai terlalu banyak bicara namun faktanya diatas motor Ducati ternyata nihil.

Ketika bersama Ducati, Rossi mengalami dua tahun tersulit dalam karirnya. Pada akhirnya ia terpaksa mengibarkan bendera putih dengan kembali ke Yamaha di mana ia mulai menang lagi. Rossi tidak bisa mulus menjinakkan Desmosedici, selama karirnya bersama Ducati, The Doctor hanya bisa finis posisi tiga satu kali dalam musim perdananya. Pada tahun berikutnya, Rossi cuma dua kali jadi runner up di GP Prancis dan San Marino.

Stoner yang pindah ke Honda mengaku tengah menikmati penderitaan Rossi ketika hijrah ke Ducati. Hal ini diungkap Stoner dalam film dokumenter DAZN RiVale yang rilis belum lama ini. Dia menyebut Rossi terlalu banyak bicara tentang dirinya, tapi gagal mengendalikan kekuatan motor Desmosedici.

“Rossi teman baik saya, sampai saya menjadi saingannya. Dia selalu mencoba memainkan permainan pikiran tetapi ketika itu tidak berhasil, yang Anda dapatkan hanyalah saingan lain. Dia memastikan bahwa saya dilihat sebagai musuh. Dan dia melakukan hal yang sama dengan Marquez juga. Sejak saat itu, saya tidak ingin menjadi temannya atau bermain adil,” kata Stoner.

“Saya adalah salah satu rival terbesarnya ketika dia berada di puncaknya. Rossi adalah pembalap terbaik di awal 2000-an, di level lain. Tapi ketika Jorge Lorenzo, Daniel Pedrosa dan saya tiba di MotoGP, kami menyadari dia tidak lebih baik dari kami” kenang Stoner.

“Jujur, saya senang melihat Valentino menderita di awal tahun 2011 bersama Ducati. Dia sudah mengatakan terlalu banyak hal tentang dirinya sendiri dan bagaimana dia dapat mengubah Ducati menjadi lebih baik. Kenyataannya, dia hanya memperburuk motor,” ucap Stoner.

“Bisa jadi batasan dia adalah tidak mampu mencatatkan lap tercepat sendirian. Dia memang jago dalam jarak dekat, tapi juga mencuri slipstream demi menorehkan lap tercepat. Dia baru bisa mencatatkan waktu terbaik dengan cara itu,” ujarnya.

Hingga saat ini belum ada lagi pembalap Ducati yang merebut title juara dunia. Terakhir kali Casey Stoner menang bersama Ducati pada musim 2007. Satu gelar lagi diraih Stoner saat bersama Honda pada 2011.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here