ARIPITSTOP.COM – Pasar motor bebek saat ini memang sangat susah sekali untuk bisa berkembang di Indonesia, masyarakat lebih memilih motor matic yang dinilai lebih praktis dalam penggunaannya. Tak pelak semakin ditinggalkannya segmen motor bebek, pabrikan harus berfikir keras bahkan jika sudah sampai dalam titik nadi yang menyedihkan, motor bebek akan disunti mati satu persatu, seperti yang terjadi pada Suzuki Smash FI, ternyata motor ini sudah dihentikan produksinya oleh Suzuki Indonesia.

Teuku Agha selaku 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS mengatakan diberhentikannya produksi Suzuki Smash FI karena pangsa pasarnya yang selalu turun. Menurutnya saat ini motor bebek sudah dikalahkan oleh motor matik sehingga tak ada lagi yang berminat. Berhentinya produksi Suzuki Smash FI pun ternyata sudah cukup lama dilakukan.

“Berhenti produksi itu sejak tahun ini, semester satu tahun 2021 lah. Di website masih ada karena stoknya masih ada di dealer-dealer. Jadi tetap kami munculkan di website Suzuki karena tinggal menghabiskan stok saja,” ujar Teuku Agha dilansir dari Otorider.com.

Masih ingat dengan iklan yang diperankan oleh Almarhum Basuki?, yap… kelahiran Suzuki Smash tahun 2003 menjadi perhatian para pecinta motor bebek. Motor dengan tag line “Si gesit irit” ini merupakan senjata Suzuki melawan motor-motor bebek merk Cina dengan harga murah kala itu.

Di tahun 2005, Suzuki melakukan facelift dengan mengganti stripping serta knalpot desain yang lebih sporty. Selain itu muncul varian SR (Street Runner) yang merupakan Smash dengan vrlg palang, stripping baru dan per suspensi warna kuning. Motor ini menjadi pelopor motor bebek yang menggunakan velg model palang.

Kemudian tahun 2006, Suzuki melakukan perubahan pada desain Smash yang masih menggunakan pengabut karburator. Selain body yang lebih membulat serta lampu sein yang pindah ke body serta detail lain, Smash generasi kedua dilengkapi fitur motor bebek modern seperti rumah kunci shutter key dan bagasi yang cukup luas. Meski masih memakai Karburator, generasi kedua Smash sudah memakai teknologi PAIRS (Pulsed-secondary AIR-injection System) yang menekan emisi gas buang.

2010, lahirnya generasi ketiga dari Smash yang ditambahi embel2 Titan. Di generasi ketiga ini desainnya lebih sporty dengan desain meruncing, serta mesin yang ditingkatkan kapasitasnya menjadi 115 cc. Powernya juga naik menjadi 8,2 dk di 8.000 rpm dengan torsi 8,9 Nm di 5.000 rpm. Membuat Smash Titan lebih ringan tarikan bawahnya dibanding versi sebelumnya. Namun sayangnya, penjualan Smash Titan kurang menggembirakan. Karena itu, Suzuki pun memutuskan menyuntik mati motor ini dan menggantinya dengan varian Shooter.

Tahun 2013, Suzuki Indonesia memutuskan mengganti Smash dengan Shooter dengan pilihan mesin injeksi. Namun lagi-lagi motor ini kurang bisa diterima oleh Masyarakat Indonesia. Akhirnya di tahun 2014, Suzuki kembali menggunakan nama Smash, meskipun secara desain dan mesin tidak berbeda dengan Shooter. Hanya berbeda detail seperti behel belakang dan footstep belakang.

Meski sudah kembali menggunakan nama Smash, ternyata belum bisa mendongkrak penjualan hingga akhirnya motor ini sempat diskontinue tahun 2016, Suzuki kembali meluncurkan New Smash FI di tahun 2017.

Di pasar dalam negeri, New Smash FI menjadi salah satu tipe moped yang ditawarkan selain All New Satria F150. Namun dengan kondisi pasar motor bebek yang semakin menyedihkan, akhirnya tahun 2021 Suzuki Indonesia resmi sudah tidak lagi memproduksi Smash FI, kalaupun masih ada di dealer maka itu hanya menghabiskan stok saja.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here