ARIPITSTOP.COM – Lupa matiin lampu sein setelah berbelok?, bisa berbahaya karena membuat bingung pengguna jalan di belakangnya. Pengguna jalan di belakang tidak mengetahui arah sebenarnya yang akan kita tuju, dikira mau belok ternyata jalan lurus terus, begitu mau menyalip ternyata mau belok, inilah sebabnya lupa matiin lampu sein bisa menimbulkan kecelakaan. Atas alasan keselamatan saat berkendara, PT Emporium Indo Asia memperkenalkan sebuah produk alat keselamatan yang secara otomatis bisa mematikan lampu sein setelah berbelok.

PT Emporium Indo Asia yang berkedudukan di Yogyakarta memperkenalkan sebuah modul bernama Safer Driving Products (SDP), sudah dilakukan riset dari satu tahun yang lalu, alat ini diciptakan untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.  Produk ini dikatakan adalah sebagai produk murni karya anak bangsa.

Enrico Ferdinand selaku marketing manager PT Emporium Indo Asia, modul SDP yang dikembangkannya adalah prosesor elektronik pengontrol PCB untuk memantau dan mematikan lampu indikator setelah berbelok. Bukan hanya berbelok namun setelah menyalip kendaraan didepan maka lampu sein juga otomatis akan mati, alat ini juga terdapat fitur Hazard jika motor dalam keadaan urgen.

“Produk ini murni karya anak bangsa, kami memiliki pabrik berpusat di Yogyakarta. Kami telah melakukan penelitian selama satu tahun untuk menghadirkan produk keselamatan motor ini. Kami berharap, hadirnya produk ini bisa membantu meminimalisir potensi kecelakaan akibat kelalaian.” ujar Enrico saat sesi launching di Checkpoint Caffe, Jakarta Selatan.

Tiga fungsi utama dari SDP:

  1. Pembatalan sinyal belok otomatis. Secara otomatis mematikan sinyal belok setelah brosist selesai berputar atau bermanuver, sehingga dapat mencegah anda mengalami kecelakaan yang disebabkan karena lupa mematikan lampu sein.
  2. sinyal menyalip, secara otomatis mematikan sinyal belok setelah melakukan perubahan jalur atau menyalip pengendara lain.
  3. lampu peringatan bahaya. Mengedipkan semua lampu sein secara bersamaan untuk memberikan peringatan kepada pengendara lain tentang potensi bahaya. Jadi, secara langsung juga ketambahan fitur lampu hazard

Modul ini bekerja sesuai dengan sudut kemiringan motor, istilah gampangnya sich modul ini bekerja seperti Lean Angle Sensor yang sekarang sudah banyak terpasang di motor injeksi yang berfungsi untuk mematikan mesin motor ketika motor terjatuh. Jika Lean Angle Sensor di motor injeksi akan bekerja ketika sudut kemiringan yang begitu tajam hingga 65% berbeda dengan modul SDP. Modul ini diseting sedemikian rupa agar sensitif, bahkan se-sensitif mungkin ketika motor sudah dalam tidak keadaan berbelok alias jalan lurus maka modul akan bekerja untuk mematikan lampu sein.

Kemudian modul SDP ini juga terdapat fitur Hazard, cara aktifkan sinyal darurat ini cukup tekan tuas sein ke kiri selama 3-4 detik, maka lampu hazard akan otomatis menyala.

Lalu gimana cara pemasangannya?, sebenarnya sih mudah bagi para biker yang sering mengota-atik motor sendiri karena sudah ada buku panduan di dalam produk yang kita beli. Modul ini menurut Enrico dijamin aman tidak akan merusak system kelistrikan utama di motor seperti CDI atau ECU/ECM karena sumber kelistrikan ini mengambil dari kunci kontak. Sehingga ketika motor mati, modul ini juga ikut mati, jika ada throuble pun kemungkinan hanya ada dua masalah yaitu sekring putus atau modul SDPnya yang rusak. Sehingga part2 kelistrikan di motor dikatakan aman.

Saat ini sedang ada harga promo untuk modul SPD ini cuma adalah Rp. 199.000 selama dua bulan ke depan, bisa di dapatkan dengan memesan di website SDP (Safer Driving Products) di www.safer-driving-products.com atau market place. Namun setelah harga promo selesai, harga akan normal menjadi Rp. 249.000.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here