ARIPITSTOP.COM – Alberto Pluig tetap memaksa bagaimanapun caranya pokoknya Lorenzo harus bisa ikut tes lra musim bersama Honda di akhir tahun 2018 meskipun masih terikat kontrak dengan Ducati. Sampai saat ini pihak Ducati tidak mengijinkan Lorenzo untuk ikut menjajal RC213V untuk musim 2019 nanti.

Kasus ini pernah juga dialami oleh Rossi pada tahun 2003 silam ketika Rossi memutuskan untuk pindah ke Yamaha mulai musim 2004. Tahun 2003 setelah seri terakhir MotoGP Valencia, Rossi tidak bisa ikut mengetes Yamaha YZR-M1 karena tidak mendapatkan ijin dari kubu Honda karena masih terikat kontrak. Kemudian pihak Rossi baru bisa menguji Yamaha YZR-M1 setelah awal tahun 2004 dan kontrak dengan Honda resmi berakhir.

Kejadian melarang pembalapnya ikut tes ride dengan tim barunya kini juga menimpa Honda, pihak Ducati belum mengeluarkan ijin untuk Lorenzo bisa ikut menguji RC213V. Namun pihak Honda sepertinya tidak mau bergeming dan tetap ngotot ingin menarik Lorenzo.

“Semakin cepat bisa mencoba motor, semakin banyak data awal yang kami dapat. Kami tidak peduli dengan sikap Ducati. Paling penting bagaimana pembalap kami bisa secepat mungkin mencoba motor untuk balap musim berikutnya,” jelas Alberto Puig, Team Principal Repsol Honda dikutip dari Crash.net.

Advertisements

19 KOMENTAR

  1. Nti kalu keinginannya g mau diikuti ancaman Honda dr dulu akan cabut dr Motogp, sprti MM naik motogp harusnya ke tim satelit dlu tp ada ancaman dr Honda akhirnya gugurlah aturan tersebut

Tinggalkan Balasan ke bude Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here