jalan dipilok di solo

Musim hujan selalu identik dengan jalan berlubang, bukan berlubang lagi bahkan sudah seperti kolam lawong bisa dalam dan bikin genangan air yang membahayakan para pengguna jalan terutama para pemotor.

Banyak kecelakaan yang ditimbulkan dari jalan rusak ini, namun sepertinya pihak pemerintah terutama dinas pekerjaan kurang tanggap dalam persoalan memperbaiki jalan berlubang meskihanya bersifat sementara arena jalanan aspal akan cepat mengeleotok jika terkena air.

Team White Pylox

Apa reaksi kita saat melihat jalan di depan kita rusak atau berlubang ? pasti akan menghindarinya jika sempat namun jika tidak sempat maka kita terpaksa melewati lubang tersebut, kalau lagi bernasib baik tidak terjadi apa2 tapi kalau lagi apes kita bisa terpental hingga jatuh bahkan bisa langsung ditabrak sama kendaraan daribelakang. Nach jika terjadi sesuatu pada pengguna jalan seperti luka atau bahkan sampai meninggal maka kita wajib untuk menuntut DPU (Dinas Pekerjaan umum) sebagai dinas penyelenggara jalan. Laporkan ke polisi terlebih dahulu beserta bukti2 kepada pihak kepolisian.

Karena sudah tidak tahan dengan kondisi jalanan yang banya berlubang membuat inisiatif para anggota info cegatan solo untuk membuat team bernama ”Team White Pylox”. Team ini bekerja secara sukarela, keluar di malam hari untuk mengecat menggunakan cat pilok atas biaya sendiri dari mereka, lawong ada bantuan dari parpol saja ditolak. Yap Team White Pylox  ini menandai jalan2 yang berlubang agar para pengguna jalan bisa lebih melihat dengan jelas kalau didepan ada jalanan yang rusal.

Kalau sudah ada gerakan seperti ini dan pihak dinas terkait tidak segera bertindak ya… kebangetan.

Team White Pylox  (1) Team White Pylox  (2)

Advertisements

15 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here