ARIPITSTOP.COM – Tahun 2022 nanti selain Indonesia sudah dipastikan akan menjadi tuan rumah balapan MotoGP dan kembali menjadi tuan rumah WSBK di sirkuit Mandalika, Indonesia juga kebagian menjadi tuan rumah balapan mobil Formula E di Jakarta. Kalau saat ini harga tiket di sirkuit Mandalika dinilai sebagian Masyarakat agak mahal, maka untuk harga tiket nonton balap Formula E tahun 2022 nanti dipastikan tidak akan semahal di Sirkuit Mandalika.

Managing Director Formula E Jakarta Gunung Kartiko memastikan tiket untuk menonton Jakarta E-Prix 2022 tidak semahal untuk menonton ajang balap di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. “Jangan khawatir, tiketnya tidak terlalu mahal dan kita tidak semahal (harga tiket di sirkuit) Mandalika sepertinya,” kata Gunung dilansir dari Kompas.com.

Saat ini, kata Gunung, PT Jakarta Propertindo masih melakukan kalkulasi agar tiket bisa terjangkau untuk masyarakat Jakarta. “Kita akan hitung ulang, ini adalah even dari kita semua untuk kita semua,” kata Gunung.

Begitu juga dengan sponsorship yang akan menjadi andalan pembiayaan ajang Formula E tersebut yang kini disebut sudah banyak peminat. “Yang jelas beberapa sponsor ini juga mendukung kita, karena memang Formula E sesuai dengan program pemerintah pusat mengenai green energy dan visi pak Jokowi (presiden) menjadikan Indonesia industri baterai terbesar,” kata dia.

Berdasarkan penetapan FIA World Motor Sport Council di Kota Paris, Prancis pada Jumat (15/10), Indonesia menjadi salah satu dari 16 seri balapan yang akan dilangsungkan pada musim 2022. Balapan di Jakarta, dijadwalkan pada 4 Juni 2022, Indonesia menjadi seri ke sembilan.

Terkait lokasi Formula E Jakarta, semula direncanakan berlangsung di kawasan Monumen Nasional alias Monas. Namun lantaran mengalami kendala terkait perizinan dari pemerintah pusat, akhirnya tim panitia harus mencari alternatif lokasi untuk gelaran Formula E Jakarta.

Gunung menjelaskan, FEO harus teliti menentukan lokasi sirkuit karena sirkuit yang akan dibangun adalah sirkuit jalan raya dalam kota Jakarta. Berbeda dengan sirkuit khusus balap di Mandalika, kata Gunung, lokasi sirkuit khusus hanya tinggal menyerahkan sertifikasi saja. “Kalau di kita pertimbangan di Kota Jakarta sengaja bikin sirkuitnya (dari jalan raya), jadi pertimbangan cukup beragam,” tutur Gunung.

Advertisements

2 KOMENTAR

  1. Yo jelas lebih murah… Wong sirkuitnya aja numpang jalanan yg dah Ada… Dibandingin sama harga ticket balapan dgn sirkuit baru… Yo jomplang… Udah gitu blom dpt.ijin lg jalanan yg mo dipake… Hayo loh…..

Tinggalkan Balasan ke Surya Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here