ARIPITSTOP.COM – Selama ini untuk para pengguna Nmax Old dan Xmax 250 tak sedikit yang mengeluhkan kalau Modul ABS mudah eror atau rusak, akibatnya tentu fitur ABS tidak bisa digunakan lagi meski sistem pengereman masih berjalan, akan tetapi kalau Modul ABS eror maka motor akan terlimit kecepatannya disekitar 60km/jam. Sebenarnya mudah merawat Modul ABS agar tidak cepat rusak, namun hal ini justru sering diabaikan.

Ketika sebuah Modul ABS di motor Nmax rusak biasanya indikator ABS akan terus menyala dan diiringi dengan matinya indikator kecepatan alias hanya menunjukkan angka “0” meski motor sudah jalan. Bahkan ketika indikator kecepatan dalam keadaan mati, motor akan kehilangan tenaga ketika motor berjalan di kecepatan sekitar 60 kpj, power motor tiba2 ngedrop (baca penjelasannya klik disini).

Lalu apa yang harus dilakukan jika Modul ABS di motor Nmax sudah rusak?, ya pastinya harus ganti modul ABS, berapa harganya?, kode part Modul ABS nmax adalah 2DP-85930-09 dan untuk harga yang hampir Rp 6 jutaan maka tak pelak banyak pemilik Nmax yang keberatan membeli part ini yang akhirnya memilih opsi untuk merubah motornya menjadi Non ABS.

Di artikel sebelumnya (klik disini) sudah saya bahas 3 cara merubah Nmax ABS menjadi Non ABS yaitu cara Hemat, Setengah Hemat dan cara Sultan.

Lalu gimana agar Modul ABS bisa awet?, mudah banget kok…

Perawatan yang dibilang sepele namun sering disepelekan, salah satu kebiasaan sepele yang dimaksud adalah malas mengganti minyak rem. Jadi banyak pengguna yang tidak terlalu peduli dengan kondisi minyak remnya, padahal ini bisa bikin Modul ABS rusak. Kerusakan paling sering di Modul ABS itu karena karat akibat minyak rem yang sudah jelek atau bahkan tercampur air. Di dalam komponen Modul ABS ada semacam karet seal yang menghubungkan antara Modul dengan dengan ruang minyak rem, jika karet ini bocor maka Minyak rem akan membasahi Modul ABS dan berakibat Modul ABS jadi rusak.

Minyak rem yang sudah harus segera diganti biasanya sudah berubah warna bahkan sudah berubah menjadi warna hitam pekat. Minyak rem juga akan mempengaruhi kinerja dari seal master rem, rem akan terasa magel/keras akibat seal master rem yang sudah getas.

Penggantian Minyak rem memang lebih baik dilakukan setiap 10ribu km, mencegah tentu lebih baik daripada menunggu part motor rusak.

Advertisements

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here