ARIPITSTOP.COM – Kepopuleran MotoGP dinilai mulai turun pasca Valentino Rossi pensiun, tak ada lagi rivalitas sengit Marc Marquez yang selalu menjadi perhatian publik. Pembalap motoGP saat ini lebih memilih jalan damai ketika ada gesekan di trek, berbeda dengan pembalap dulu seperti Rossi, Marc Marquez, Lorenz sampai Dani Pedrosa yang memanaskan drama MotoGP.

Bos Yamaha di World Superbike atau WSBK, Paul Denning melihat, MotoGP saat ini tak lebih seru dari WSBK. Sebab, menurut Paul, persaingan antar peMbalap tak lagi dibumbui pertengkaran dan perselisihan. Bahkan, mereka yang tengah bersaing memerebutkan gelar bisa saling bicara usai balapan berakhir.

Karakter pembalap seperti Rossi dengan rivalitas tinggi dengan Max Biaggi, kemudian perseteruan satu tim dengan Lorenzo sudah tidak ada lagi di MotoGP. Menurut Paul Denning, hal tersebut yang saat ini hilang dari MotoGP modern. Padahal, rivalitas antar peMbalap membuat adrenalin penonton terpacu sehingga lebih bergairah saat menonton balapan.

Generasi baru pembalap seperti Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia dan Joan Mir belum mampu menggairahkan para penggemar seperti ikon olahraga yang sudah pensiun.

“Karakter seperti Rossi dan Marquez tidak ada. Fabio adalah pembalap yang sangat bagus dan pria yang baik. Dia juga karakter yang besar dan sedang membangun namanya. Bagi para penggemar, harus ada bedanya jika Fabio menang atau pembalap lain. Itu tidak ada, tetapi karena orang-orang tidak terlalu peduli tentang Rossi atau Marquez dan persaingan mereka,” kata Denning.

Denning mengenang Grand Prix Assen ketika Fabio Quartararo bertabrakan dengan Aleix Espargaro.

“Aleix menunjukkan di Assen bahwa Anda bisa menyalip dengan motor MotoGP. Dia membuatnya sangat jelas. Ia lebih cepat dan membajak lapangan. Jadi Anda tak bisa bilang bahwa tak ada manuver menyalip,” ujar pria Inggris ini.

“Saya tak cukup mengenal Aleix dan Fabio, tapi sepertinya mereka orang yang sangat baik. Setelah balapan, Fabio meminta maaf dan Aleix menerima permintaan maaf itu. Mungkin mereka seharusnya bertengkar setelah balapan untuk mendapatkan hasil yang lebih menarik perhatian?

“Tanpa persaingan sengit ini, Anda tidak akan mendapatkan perhatian penuh.”

sumber: Motorsport.com

Advertisements

1 KOMENTAR

  1. Ya wajar tanpa problem, mereka banyak yg seumuran, beda hal kalo era si Mbah Legend dulu, dia paling tua dan paling banyak titel, pas direcoki pembalap muda penuh antusias jadi timbul gesekan dan drama, sekarang pembalap paling bertitel di MotoGP cuma tinggal Marc yg notabene nggak begitu ada drama sama yg lebih muda. Ini mirip kan sama di F1, masih ada pembalap tua dan bertitel macam Hamilton yg akhir² ini direcoki pembalap muda antusias macam Max, tapi Max sendiri nggak ada drama lebay sama pembalap muda lainnya meski sering cucuk-cucukan 😁

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here