ARIPITSTOP.COM – Salah satu alasan Quartararo tetap bertahan di Yamaha karena pabrikan asal Iwata tersebut berjanji untuk membuat motor yang lebih kencang. Jika janji Yamaha tak terpenuhi, lewat Lin Jaris, Yamaha sudah pasrah jika ditinggalkan pembalap asal Prancis tersebut.

Perpanjangan kontrak pembalap Prancis dengan perusahaan Jepang itu menjadi salah satu sumber berita yang paling menarik perhatian sepanjang musim lalu. Sebagai juara dunia 2021, Quartararo memainkan kartu yang dimilikinya untuk mendapatkan kondisi terbaik.

Quartararo sempat bernegosiasi alot dengan Yamaha soal perpanajng kontrak meski akhirnya kedua setuju untuk bekerja sama sampai 2024 dengan catatan Yamaha memenuhi permintaan Quartararo untuk membuat motor lebih kencang.

Untuk mewujudkan keinginan Quartararo tersebut, salah satu yang dilakukan oleh Yamaha adalah mendatangkan mantan teknisi Formula 1 yang dulunya menjabat sebagai kepala pengembangan mesin di Ferrari dan Toyota, Luca Marmorini.

“Saya pikir Anda harus mengkotak-kotakkan berbagai hal. Pembaruan itu untuk 2023 dan 2024, dan itu didasarkan pada perencanaan yang kami tunjukkan dalam proses itu,” Lin Jarvis menerangkan dilansir dari motorsport.

Lebih jauh, Jarvis memberikan jaminan, seandainya Yamaha tak mampu memberikan motor terbaik untuk Quartararo musim depan, maka pihaknya siap kehilangan pembalap Prancis tersebut. Kini, Yamaha masih punya waktu beberapa bulan lagi untuk melanjutkan proses pengembangan.

“Tahun ini adalah yang kedua dari kontrak sebelumnya. Jika Yamaha tidak menanggapi musim depan, maka dapat dikatakan bahwa kami tidak melakukan bagian kami.”

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here