ARIPITSTOP.COM  – Meski gagal mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2022 karena direbut oleh Bagnaia, namun kalau melihat dari sisi gaji pembalap, Bagnaia bisa menangis melihat gaji fantastisnya Quartararo yang 4 kali lipat lebih banyak bahkan gaji Quartararo hampir menyamai gaji Marc Marquez di Honda.

Kalau melihat performa para pembalap Yamaha, praktis hanya Quartararo yang mampu menjinakkan YZR-M1, tak pelak jika Yamaha harus mempertahankan Quartararo meski harus merogoh kocek yang dalam.

Pada musim 2022, El Diablo membukukan delapan podium, termasuk tiga kemenangan, dan satu pole position musim ini. Jumlah podium lebih banyak satu dibanding musim perdana di MotoGP 2019. Bedanya kala itu, dia tidak menang tapi merebut pole position enam kali dan start dari baris pertama dalam tujuh kesempatan.

Pada 2020, Quartararo memborong tiga kemenangan dan empat pole position. Puncaknya musim lalu, dengan 10 podium (5 kemenangan) dan 5 pole position.

Dari 2019 hingga 2021, ia juga bukan satu-satunya wakil Yamaha yang bersinar karena Maverick Vinales , yang saat itu berada di tim resmi, telah naik podium 12 kali, termasuk empat kali di tangga teratas.

Menjadi satu-satunya pembalap yang paling kencang di Yamaha, hal ini menjadi salah satu senjata Quartararo untuk bernegosiasi soal besaran gaji. Musim depan Yamaha dikabarkan akan memberikan gaji sebesar 10 juta euro, atau jika dirupiahkan senilai 160,9 miliar rupiah untuk satu musim.

Besaran gaji Quartyararo ini dibocorkan oleh anggota direksi KTM, Hubert Trunkenpolz. Jelas hal tersebut membuat Trunkenpolz tercengang. Dengan kondisi ekonomi seperti saat ini, Trunkenpolz menilai bahwa Yamaha sangat berani merogoh kocek begitu dalam untuk menggaji Quartararo.

Pasalnya gaji rata-rata pembalap MotoGP saat ini hanya berkisar 5 sampai 6 juta euro saja.

“Saya mendengar jumlah 10 juta euro untuknya,” ucap Trunkenpolz dilansir dari Speedweek, Senin (21/11/2022).

“Dan dari sumber yang dapat dipercaya. Tetapi pada awalnya saya tidak dapat membayangkan, mengingat situasi ekonomi saat ini, sebuah pabrikan masih dapat membayar biaya tersebut.”

“Saya pikir tidak ada seorang pun di paddock ini yang mendapat lebih dari 5 atau 6 juta euro.”

Disisi lain, Trunkenpolz menilai apa yang dilakukan Yamaha dengan memberikan gaji fantastis pada Quartararo adalah strategi yang cerdas. Pasalnya, jika Yamaha mampu memberikan motor yang lebih baik dari tahun ini bukan tidak mungkin Quartararo akan kembali memberikan gelar juara dunia MotoGP untuk Yamaha.

“Strategi cerdas ini sangat masuk akal bagi Yamaha, karena dengan dia mereka menang di MotoGP,” ucap Trunkenpolz.

“Saya pikir Fabio Quartararo adalah pembalap terbaik saat ini. Tidak ada yang perlu diperdebatkan. Dia pembalap yang luar biasa.”

Lalu berapa gaji Bagnaia di Ducati?, Gaji pokok Bagnaia untuk musim 2022 sebesar 2,6 juta dolar AS atau setara 40,6 miliar rupiah. Tentu saja Bagnaia bisa termehek2 melihat gaji Quartararo. Gaji pembalap asal Prancis ini hampir menyamai gaji Marc Marquez di Honda yang konon dibayar sekitar 15-20 juta Euro.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here