ARIPITSTOP.COM – Setelah menjalani balapan pada hari Minggu, para pembalap MotoGP langsung melakukan tes pramusim untuk menjajal motor terbaru mereka. Lokasi pengetesan pramusim tetap sama di Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Selasa (8/11/2022). Melihat hasil tes yang sudah dilakukan, Quartararo tidak merahasiakan rasa frustrasinya setelah menguji paket motor baru yang dibawa oleh Yamaha ke tes pramusim di Valencia. Motornya dinilai malah jadi lelet.

Pada tes tengah musim 2022 yang lalu, Quartararo dan Morbidelli sudah menjajal M1 2023 dan mengaku puas karena merasa mesinnya jauh lebih cepat. Mesin itu kemudian diuji lagi oleh test rider Yamaha, Cal Crutchlow, dalam tes tertutup di Jerez dan Motegi. Crutchlow juga puas dan bahkan menyebut mesin itu layaknya ‘roket’. Namun ternyata hal yang tidak wajar justru terjadi ketika tes pramusim di Valencia.

Pembalap Yamaha itu menggunakan mesin yang mirip dengan yang dia gunakan pada balapan hari Minggu dan sama sekali berbeda dengan yang ia coba di Misano. Quartararo dan Morbidelli malah menyebut sensasi mesin itu tak berbeda dari mesin M1 2022 yang dipakai balapan pada Minggu (6/11/2022).

“Ada sesuatu yang salah. Kami melakukan (tes di) Misano, Barcelona, Cal (Crutchlow) di Motegi dan Jerez, jelas ada peningkatan mesin dan kemudian kami kembali hari ini dan ada hal yang sama  seperti akhir pekan lalu,” ujar Quartararo.

“Ini tidak bisa dimengerti karena biasanya mesin memiliki tenaga lebih besar daripada yang ada di Barcelona dan Misano dan kami berakhir dengan (mesin) yang persis sama dengan tahun 2022,” ucap Quartararo pada akhir tes.

“Kami harus menganalisis apa yang terjadi, karena kami pakai mesin itu dalam dua tes di Misano dan Barcelona serta sudah dites lagi oleh Cal di Motegi dan Jerez, dan kami lihat dua mesin yang berbeda (antara 2022 dan 2023). Saat ini justru tak ada bedanya. Kami harus benar-benar memikirkan apa yang sedang terjadi,” lanjut Quartararo.

Pembalap asal Prancis ini secara terang-terangan mengaku kecewa dengan mesin baru 2023.  Quartararo merasa perasaan aneh dan berharap Yamaha akan melakukan apa yang diperlukan untuk memberinya M1 yang mampu memperjuangkan gelar pada tahun 2023, yang di matanya saat ini tidak terjadi.

“Tentu saja saya kecewa! Ini bukan cara yang saya mau untuk mengakhiri musim. Pada akhirnya, pasti ada yang salah. Sungguh mustahil rasanya kami melihat ada peningkatan dalam tes Misano dan Barcelona sementara di sini kami tak merasakan apa pun,” pungkas Quartararo.

“Kami tidak memiliki potensi saat ini. Dengan motor seperti (yang kami uji coba di) Misano atau Barcelona, kami bisa menahan Ducati di lintasan lurus. Saat ini, potensi yang kami miliki benar-benar sangat rata-rata.”

“Saya akan berlibur karena saya harus pergi berlibur. Saya bukan seorang insinyur, yang harus saya lakukan adalah mengendarai motor dan melakukan yang terbaik, yang telah saya lakukan sepanjang musim dan hari ini. Kebanyakan mereka pulang ke rumah dengan tidak terlalu senang dan kita lihat saja tahun depan,” ujarnya.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here