ARIPITSTOP.COM – Bagnaia akhirnya meraih gelar juara dunia MotoGP 2022 setelah berhasil mengalahkan pesaing terdekatnya Quartararo. Bagi Bagnaia ini merupakan gelar pertamanya di kelas MotoGP dan bagi Ducati, ini adalah kemenangan perdana pasca 2007 silam yang terakhir kali diraih oleh Casey Stoner. Hebatnya Ducati tahun ini, 9 gelar diboyong semua oleh Ducati.

Bagnaia resmi meraih gelar juara usai finis kesembilan di MotoGP Valencia, akhir pekan kemarin. Dia mengakhiri musim dengan torehan 265 poin atau berselisih 17 angka dari Fabio Quartararo di posisi kedua.

Bagnaia menjadi pembalap Italia pertama yang memenangkan kompetisi usai terakhir kali diraih gurunya, Valentino Rossi di musim 2009 lalu. Ternyata, Bagnaia juga menjadi pembalap Italia pertama sejak 50 tahun lalu yang menjadi juara dunia dengan menunggangi motor buatan Negeri Pizza. Sebelumnya, rekor tersebut diraih Giacomo Agostini saat menaiki MV Agusta di musim 1972.

Bagnaia menjadi pembalap Ducati pertama yang meraih gelar juara dunia selama 15 musim terakhir. Sebelumnya, gelar tersebut diraih pembalap asal Australia, Casey Stoner di musim 2007.

Selain torehan yang diraih oleh Bagnaia, Ducati juga penuh dengan gelar di tahun ini. Ducati berhasil meraih gelar Triple Crown di musim ini, gelar juara dunia, juara team dan juara konstruktor. Ini merupakan Triple Crown kedua mereka di MotoGP, sekaligus yang pertama sejak 2007.

Ducati juga menyabet lima gelar bergengsi lainnya. Gelar pembalap tim independen terbaik disabet oleh Gresini Racing, Enea Bastianini, yang musim ini meraih 6 podium dan 4 kemenangan. Ia juga duduk di peringkat 3 pada klasemen akhir musim.

Gelar tim independen terbaik pun jatuh ke tangan Prima Pramac Racing, yang digawangi oleh Johann Zarco dan Jorge Martin. Masih ada Gelar rookie of the year alias debutan terbaik juga jatuh ke tangan Marco Bezzecchi dari Mooney VR46 Racing Team.

Berikut daftar gelar yang diraih oleh Ducati di MotoGP musim 2022:

  1. Juara dunia pembalap: Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team)
  2. Juara dunia konstruktor: Ducati
  3. Juara dunia tim: Ducati Lenovo Team (Pecco Bagnaia dan Jack Miller)
  4. Triple Crown: Pecco Bagnaia – Ducati – Ducati Lenovo Team
  5. Pembalap independen terbaik: Enea Bastianini (Gresini Racing)
  6. Tim independen terbaik: Prima Pramac Racing (Johann Zarco dan Jorge Martin)
  7. Debutan terbaik: Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team)
  8. BMW M Award: Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team)
  9. Tissot Pole of Poles Award: Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – 5 pole
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here