ARIPITSTOP.COM – Selisih 23 poin dengan Bagnaia membuat peluang Quartararo kecil untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2022, justru inilah yang membuat Quartararo yang akan tampil di seri final di Valencia akan balapan tanpa beban. Quartararo sudah tidak mau memikirkan peluang gelar juara dunia, dia hanya fokus menang balapan.

Quartararo yang merupakan juara dunia 2021, kini tertinggal 23 poin di belakang Pecco Bagnaia. Kans juara El Diablo sangat tipis, karena Bagnaia tinggal finis di posisi 14 besar demi mengunci gelar. Meski secara teori masih bisa menyabet gelar, pembalap Prancis ini tampaknya memahami peluangnya sangat kecil.

“Sekarang, memenangi kejuaraaan akan sangat sulit. Tentu saja, saya akan memberikan 100 persen seperti biasa, tapi saya tidak akan terlalu stres memikirkan titel. Ini grand prix terakhir musim ini dan saya ingin menikmatinya dan menyelesaikannya dengan hasil bagus,” ujar Quartararo dalam sesi jumpa pers.

“Saya akan mengerahkan segalanya untuk menjalani balapan dengan baik dan memperebutkan kemenangan. Sudah jelas ini bukan situasi terbaik untuk merebut gelar, tetapi situasi yang baik adalah sama sekali tak peduli. Apa pun yang akan terjadi, musim ini berat tapi menyenangkan,” ungkapnya.

Quartararo juga memberikan informasi soal cidera jarinya yang mengalami patah tulang usai ia mengalami kecelakaan di sesi FP4 MotoGP Malaysia dua pekan lalu.

“Untuk saat ini, rasanya tidak terlalu sakit. Bahkan saat balapan di Malaysia, rasanya cedera ini tak memberikan masalah besar saat saya berkendara, karena saya mengonsumsi obat pereda rasa sakit. Saya yakin gangguannya juga makin berkurang di sini,” tutur pembalap berusia 23 tahun ini.

“Namun, saya akan menjalani operasi pada musim dingin, karena saya ingin punya jari yang normal. Saat ini bentuknya sangat janggal,” ungkap Quartararo

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here