ARIPITSTOP.COM – Memiliki gap poin sebanyak 18 poin dari Bagnaia sebelum balapan di Thailand, dan kini hanya tersisa gap 2 poin saja setelah finish ke-17 di MotoGP Thailand, Quartararo tampak kesal dan kecewa dengan hasil balapan di sirkuit Buriram, Minggu 02/10/2022. Bahkan dirinya tak mau ngobrol dengan tim pasca balapan dan langsung berdiam diri.

Quartararo yang memulai balapan dari posisi ke-4 turun ke urutan ke-17 saat finis karena balapan sempat tertunda karena hujan deras turun di Sirkuit Buriram.

“Sepuluh lap pertama balapan mungkin merupakan pengalaman paling menakutkan dalam hidup saya,” kata Quartararo dilansir dari Crash.

“Visibilitasnya tidak ada. Tetapi, untungnya semua orang cukup bijaksana untuk tidak melakukan gerakan gila atau mencoba hal-hal gila di area di mana jarak pandang nol,” ucap Quartararo.

“Sepuluh lap pertama berjalan tanpa banyak hal yang terjadi. Itu benar-benar mengejutkan, tetapi juga melegakan. Setelah itu, balapan sebenarnya dimulai. Saya dapat mengidentifikasi beberapa kecepatan dari paket saya,dan sebenarnya saya cukup cepat.”

“Tetapi, ketika saya mencapai motor lain, saya tidak bisa menyalip atau melakukan lebih banyak lagi. Jadi, saya harus mundur dan membawa motor itu kembali ke garasi,” ujar pembalap asal Prancis itu.

Praktis empat balapan terakhir, Quartararo sudah tidak pernah finis podium. Sementara Pecco Bagnaia cuma gagal sekali finis tiga besar pada tujuh balapan terakhir.

Seri berikutnya MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island pada 16 Oktober 2022 bakal sangat krusial untuk persaingan antara Fabio Quartararo dan Pecco Bagnaia. Melihat tren performa, Pecco Bagnaia tentu lebih diunggulkan. Apalagi usai finis ketiga MotoGP Thailand, Pecco Bagnaia merasa optimistis bisa kembali kompetitif di Phillip Island.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here