ARIPITSTOP.COM – Setelah memboyong insinyur asal Formula 1 yang disinyalir kuat sebagai syarat agar Quartararo tetap bertahan di Yamaha karena mengeluhkan power yang kurang kencang di motornya, kini Yamaha resmi menggaet Insinyur asal Suzuki Ecstar. Saat ini Quartararo masih mengeluhkan soal motornya, terutama di Jepang pekan kemarin yang dibilang tidka bisa menyalip pembalap lain.

Yamaha sudah resmi memboyong mantan insinyur dari Formuala 1 yang diharapkan mampu menambah power dari motor M1. Belum puas sampai disitu, kini Yamaha resmi mengumumkan telah menggaet insinyur dari tim Suzuki Ecstar. Hal tersebut langsung dikonfirmasi oleh Bos Yamaha, Maio Meregalli pada MotoGP Jepang akhir lalu.

Manajer Tim Yamaha Massimo Meregalli terang-terangan mengakui bahwa pihaknya telah melakukan perekrutan Tom O’Kane. O’Kane merupakan insinyur penting yang menjadi juru kunci pengembangan motor MotoGP Suzuki GSX-RR, hingga motor ini bisa juara MotoGP di 2020.

O’Kane merupakan salah satu sosok penting dibalik kencangnya Suzuki di kelas utama MotoGP. Saat ini, O’Kane masih menjalankan dua peran penting di tim Suzuki Ecstar yaitu sebagai backroom engineer dan kepala kru untuk pembalap penguji, Sylvain Guintoli. Yamaha berhasil mendapatkan O’Kane setelah memanfaatkan kepergian Suzuki pada akhir musim nanti.

“Saya tidak pernah bekerja dengannya, tapi saya pikir semua orang memiliki sudut pandang yang sama tentang Tom,”

“Kesempatan ini tiba dan kami pikir akan sangat bagus untuk mengambilnya. Mari kita bicara tentang (peran barunya) setelah dia selesai dengan Suzuki,” ungkap Meregalli kepada The Race.

Bagi Yamaha, mendapatkan tenaga terampil seperti O’Kane merupakan hal yang sangat menggembirakan. Sebelumnya, pabrikan berlambang garpu tala tersebut sudah merekrut mantan kepala mesin Formula 1 Ferrari dan Toyota Luca Marmorini.

Seperti yang kita ketahui bahwa Quartararo sempat tarik ulur untuk memperpanjang kontraknya bersama Yamaha yang sebelumnya habis di akhir musim 2022. Quartararo selalu mengeluhkan motor YZR-M1 miliknya kurang top speed bahkan pada akhir pekan lalu di GP Jepang dirinya tidak bisa tampil maksimal dengan alasan motornya tidak bisa buat menyalip pembalap lain.

Quartararo Kembali Mengeluh Motornya Kurang Kencang Tak Bisa Menyalip Pembalap Lain

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here