ARIPITSTOP.COM – Marc Marquez finis posisi keempat setelah start dari pole position di GP Jepang. Meski tanpa podium, penampilan Marquez cukup impresif dan konsisten hingga garis akhir. Marc akhirnya senang karena rasa sakit yang selama ini dia rasakan ketika balapan sudah hilang sehingga mampu menampilkan ritme balap seperti dulu lagi.

Bintang Repsol Honda Marc Marquez mampu tampil kuat selama akhir pekan Grand Prix Jepang sejak menjalani operasi lengan kanan atas keempatnya awal Juni lalu. Mampu menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi sudah membuktikan bahwa Marc Marquez sudah pada dalam jalur ritme balapnya.

Pembalap Repsol Honda itu mengatakan, walau tidak podium dia sangat senang dengan hasil di GP Jepang, sebab selain finis keempat dia mengatakan tidak merasakan sakit pada lengan kanan bekas operasi.

“Saya benar-benar sangat senang, terutama karena ini adalah balapan yang solid serta konsisten. Dan yang lebih penting, saya tidak merasakan sakit sepanjang lomba,” ujar Marquez.

“Lengan saya memang terasa lamban, saya lelah di akhir race, tetapi tidak ada yang sakit. Tentu penting karena itulah saya bisa menyerang (Miguel) Oliveira di dua lap terakhir. Sebelum operasi lengan kanan atas keempat, saya selalu kesakitan pada fase akhir balapan. Akibatnya, selalu sulit menjaga fokus.

“Hari ini saya lelah, meskipun begitu saya memiliki semuanya di bawah kendali. Dengan hasil seperti ini, bahkan dalam latihan, kepercayaan diri saya meningkat. Secara bertahap saya menjadi lebih tenang.”

Hanya satu yang dia sesali ketika balapan di Motegi, Marc salah ambil keputusan memakai ban belakang soft. Ia berencana untuk menyerang di tahap awal, tetapi justru dapat masalah kecil di lap pertama.

“Akibatnya, saya kehilangan banyak waktu, banyak pembalap menyalip saya,” ungkap The Baby Alien. “Untung sja, saya kemudian bisa mengubah mapping, jadi problemnya hilang. Itu isu kecil, namun ketika Anda berada dalam grup yang ketat, efeknya besar.”

Lalu, apakah Marquez merasa sudah mendekati kondisi 100 persen secara fisik? Sang rider menggeleng. “Untuk satu lap, saya bisa berkendara seperti yang saya bayangkan. Tetapi saat menghadapi momen mengejutkan, misal getaran motor ketika mengerem atau mengubah arah, saya masih kesulitan.”

“Saya masih bisa memperbaiki dan meningkatkannya. Kita juga tidak boleh lupa bahwa ini baru balapan kedua sejak saya kembali,” pungkas Marquez.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here