ARIPITSTOP.COM – Marc Marquez tampil pertama kalinya balapan di GP Aragon setelah 110 hari tak ikut balapan akibat kembali masuk meja operasi. Namun baru saja start belum selesai satu lap, prahara terjadi ketika Marc mengalami selip ban belakang hingga akhirnya Quartararo menabraknya selanjutnya Nakagami menjadi korban selanjutnya dan ikut tersungkur sehingga tak bisa melanjutkan balapan. Marc Marquez dituding sebagai biang keladi tragedi Aragon, hingga akhirnya dia buka suara soal ini.

Marc Marquez dikritik atas insiden yang membuat Fabio Quartararo dan rekan satu pabrikannya, Takaaki Nakagami megalami crash pada MotoGP Aragon. Dua kecelakaan tersebut terjadi bahkan saat balapan baru saja dimulai belum menyelesaikan satu lap.

Start dari grid ke-13 pada lomba GP Aragon mmbuat Marc Marquez harus sedikit agresif pada awal balapan kelas MotoGP yang berdurasi 23 lap tersebut. Namun, agresifitas The Baby Alien harus dibayar mahal karena ia akhirnya terpaksa mundur pada akhir lap 1.

Marc Marquez mengalami momen kehilangan cengkeraman roda belakang yang membuatnya oleng sempat lakukan deselerasi. Tapi Quartararo yang jaraknya sudah sangat dekat tak bisa menghindar. Akhirnya Quartararo menabrak ban belakang Marquez dan terjatuh di tikungan 3, sementara Marquez masih lanjut balapan.

Tak berlangsung lama, insiden kedua terjadi, di Tikungan 8, ia kembali terlibat insiden, kali ini dengan Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu). Marc Marquez mengalami insiden di mana roda belakangnya terkunci ketika mengaktifkan holeshot device. Marquez bilang ini disebabkan karena serpihan fairing motor Quartararo tersangkut di motornya.

Imbasnya Marquez tak bisa mengendalikan motor. Dalam tayangan seolah-olah motor Marquez miring ke kiri yang melambat, menutup jalan Takaaki Nakagami.

“Ban saya agak selip di Tikungan 3, tetapi slide itu terbilang fatal. Saat itu, posisi Quartararo sangat dekat di belakang saya. Mungkin ia ingin melibas saya di sana saat berubah arah, seperti yang dilakukannya dulu,” ucap Marquez.

“Saya mengalami selip karena ban masih dingin. Selain itu, Enea (Bastianini, Gresini Racing) dan Aleix (Espargaro, Aprilia Racing) sedikit di luar line ideal, di depan saya. Saya tidak mau menyerang mereka tetapi racing line saya lebih baik.

“Saya melihat itu sebagai race incident dan fakta bila Quartararo sangat dekat di belakang saya, jelas tidak membantu. Itulah penyebab terjadinya kontak dengan saya dengannya. Normal saja pembalap tak mau gap besar, karena itu Anda tak bisa menyalahkannya.”

Pasca kejadian tersebut, Marc Marquez diserang oleh netizen karena dituding menjadi biang kerok yang membuat Quartararo terjatuh dan tak bisa mendapatkan poin disaat dirinya sedang mempertahankan gelar juara dunia.

“Melihat kembali gambar-gambar itu, tampaknya alih-alih membuat lurus akan ke kiri, seolah-olah aku menghalangi Nakagami,” alasan Marc dilansir Corsedimoto, Senin (19/9/2022).

“Tapi aku seorang pembalap MotoGP, saya tahu itu adalah lap pertama, dari gambar Anda dapat melihat bahwa ketika saya mengoperasikan holeshot ada bagian fairing Fabio di roda saya. Bahkan Marini dan saudara saya Alex hampir menabrak saya karena perangkat bermasalah. Saya ingin mengklarifikasi … Saya tidak bermain untuk apa pun, tidak ada Kejuaraan Dunia, motornya ke kiri. Tujuannya (balapan) adalah untuk memahami bagaimana motor berjalan dan tubuh saya setelah 23 lap,” kata Marquez.

“Aku merasa buruk dengan apa yang terjadi pada Fabio, karena Kejuaraan Dunia sedang dimainkan dan aku tahu apa artinya kehilangan balapan karena sentuhan dengan pembalap lain, itu juga terjadi padaku di masa lalu. Dalam beberapa lap pertama kami mengambil risiko dan hal-hal ini terkadang terjadi. Ini adalah bagian dari kecelakaan balapan. Bagaimana itu bisa terjadi pada Bagnaia dan lainnya,” kata Marquez.

“Para pembenci selalu menang. Satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah mengabaikan mereka. Aku tahu apa yang terjadi, aku telah berada di MotoGP selama sepuluh tahun dan tahu apa yang bisa dilakukan dan apa yang tidak,” ungkap dia.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here