ARIPITSTOP.COM – Saat ini di dalam tubuh tim Ducati merebak isu jika Ducati sangat ingin pembalapnya menjadi juara dunia hingga apapun yang dilakukan yang penting Bagnaia sebagai kompetitor utama dari Quartararo mampu menjadi juara dunia. Hasil GP San Marino menegaskan seolah-olah team order jelas adanya di meski dibantah oleh Bastianini, Bos Ducati sempat kritik aksi nekat Bastianini di lap terakhir. Namun Bagnaia justru mengeluarkan pernyataan jika dirinya tidak butuh bantuan pembalap Ducati lainnya untuk meraih gelar juara dunia.

Ducati memang kerap menegaskan bahwa mereka tak menyukai team order meski tengah memburu gelar dunia pembalap MotoGP pertama sejak 2007. Namun, di Misano akhir pekan lalu, pabrikan asal Bologna, Italia, ini meminta para pembalapnya untuk berpikir ‘cerdas’ jika harus berduel dengan ‘Pecco’.

Ketika balapan di San Marino akhir pekan kemarin, Bagnaia yang saat itu memimpin balapan dari awal mulai diancam Enea Bastianini yang mengambil alih posisi kedua pada beberapa lap terakhir. Bastianini sempat menempel Bagnaia dan dua mencoba menyalipnya pada lap terakhir.

Dalam momen di Tikungan 4, Bastianini mengerem dengan sangat keras hingga ban belakangnya demi menghindari benturan dengan Bagnaia di depannya. Untungnya kecelakaan antara dua pembalap yang akan menjadi rekan setim itu bisa dihindarkan.

CEO Ducati, Claudio Domenicali, hampir emosi karena jika Bagnaia gagal finis maka kans timnya merebut gelar kembali tertutup.

“Kami sudah berbicara dengan pembalap-pembalap kami dan mereka paham agar jangan terlalu agresif dengan satu sama lain,” ujar Domenicali, dilansir dari Corsedimoto.

Namun uniknya justru Bagnaia tak mau adanya team order, dirinya mau membuktikan tanpa adanya bantuan pembalap lain. Pembalap asal Italia ini menegaskan jika boleh ada team order ketika balapan tersisa satu seri lagi.

“Tak perlu ada team order, dan saya tak menginginkannya. Jika saya bisa menang, saya ingin melakukannya sendiri, bukan karena seseorang membiarkan saya untuk menyalip mereka,” ujar Bagnaia kepada La Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip Corsedimoto, Selasa (6/9/2022).

“Kalau Ducati memang ingin memberikan team order, mungkin lebih baik dilakukan pada balapan terakhir. Kalau saya butuh bantuan di sana, maka akan saya terima. Namun, untuk saat ini, biarkan semua orang menjalani balapannya sendiri-sendiri,” pungkasnya.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here