ARIPITSTOP.COM – Siapa yang tak kenal dengan sosok Davide Brivio yang sudah sukses membawa Suzuki menjadi juara dunia, selain itu dirinya juga membawa seorang legenda balap Valentino Rossi meraih gelar juara dunia, dari tangan dinginnya inilah Davide Brivio dinilai menjadi orang yang paling cocok untuk menyelamatkan Honda yang kini sedang terpuruk.

Siapa yang menyangka tim sekelas Honda berada di paling dasar klasemen konstruktor MotoGP 2022, hasil di awal musim ini justru lebih buruk dari tim KTM. Banyak yang mengira jika Honda akan sukses di musim ini melihat hasil tes pra musim dan podium perdana Pol Espargaro di Qatar, namun semua berubah menjadi bencana ketika MotoGP baru bergulir seri kedua di Indonesia, semua pembalap Honda tak ada yang bisa meraih hasil membanggakan. Dalam keadaan kacau, Honda kemungkinan melepas musim ini dan fokus pada 2023. Tak hanya mengembangkan RC213V, line-up juga dirombak.

Pasca kehilangan Marc Marquez di tahun 2020 akibat cidera panjang, Honda mengambil langkah berbeda dalam pengembangan motor RC213V mereka di musim selanjutnya. Pengembangan yang tidak terlalu bertumpu kepada Marc Marquez awalnya dinilai sebagai sesuatu yang brilian hingga Honda menjalani musim berat lainnya pada MotoGP 2022 ini. Namun ternyata semua itu salah.

Para pembalap RC213V tidak bisa berbuat apa-apa untuk bersaing di baris depan hingga paruh pertama MotoGP 2022 berakhir. Lebih suram lagi ketika Marc Marquez yang menjadi tumpuan harus kembali ke meja operasi dan belum diketahui apakah musim ini bisa balapan atau tidak.

Kepada Moto.it, Pernat mengutarakan jika sosok Davide Brivio yang harus menangani kasus pelik di kubu Honda. Pembenahan ini menjadi langkah utama penyelamatan Honda, dan yang harus dilakukan adalah mengganti Alberto Puig dengan sosok yang lebih mumpuni.

“Situasinya kacau. Honda adalah motor paling buruk di trek. Hipotesis (menghadirkan) Brivio perlu dipertimbangkan,” Pernat melanjutkan.

“Dia tahu kondisi pabrikan Jepang, dia paham bagaimana membentuk grup. Dia juga andal dalam memilih pembalap. Dia adalah figur sempurna.”

Hingga berakhirnya paruh pertama MotoGP 2022, Honda belum beranjak dari dasar klasemen konstruktor sementara. Dengan torehan total 85 poin, Marc Marquez dkk menduduki peringkat keenam.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here