ARIPITSTOP.COM – Penjualan motor di Indonesia pada masa pendemi ini sebenarna sudah mulai bergerak kearah yang lebih baik, akan tetapi akibat krisis chip yang melanda dunia otomotif membuat proses distribusi menjadi terganggu. Melihat hasil penjualan padakuartal pertama 2022 ini, sedikit menurun dibandingkan tahun 2021.

Performa penjualan motor pada periode Juni 2022 kembali menggeliat dibanding Mei 2022 meski belum signifikan. Melihat data distribusi domestik Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), terjadi peningkatan wholesales sebanyak 19,3 persen. Pada Mei, asosiasi mencatat 248.235 unit roda dua baru yang dikirim ke jaringan penjualan. Sebulan berikutnya, distribusi unit naik menjadi 296.334 unit. Sayangnya meskipun naik, penjualan roda dua belum sepenuhnya pulih. Hal ini imbas dari krisis chip yang sedang melanda dunia otomotif sehingga produksi motor menjadi terhambat.

Adapun secara akumulasi, penjualan selama Januari-Juni 2022 atau semester pertama tahun ini mencapai 2.246.627 unit. Belum sebaik catatan wholesales yang sama pada periode serupa tahun lalu sebanyak 2.450.088 unit.

Sementara jumlah ekspor pada periode yang sama berjumlah 346.547 unit. Masih dalam data yang sama, kontributor wholesales hingga Juni 2022 dari Yamaha, Honda, Suzuki, Kawasaki, dan TVS berasal dari segmen matik 86,86 persen. Lalu underbone atau bebek komposisinya 7,41 persen dan sport 5,73 persen.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here