ARIPITSTOP.COM – Scott Redding, pembalap asal Inggris yang dulu pernah balapan di kelas MotoGP dan tersingkir pindah ke WSBK memberikan pendapatnya bahwa situasi MotoGP kini membosankan. Tak pelak jika tidak sedikit penonton yang mulai meninggalkan.

Tanpa ada Rossi dan kini Marc Marquez tertimpa cidera panjang, balapan di MotoGP susah diprediksi siapa pemenangnya. Di satu sisi, persaingan yang meluas ini bernilai positif karena fans tidak bisa memprediksi siapa yang bakal berjaya pada satu seri. Namun di sisi lain, hal ini juga menggambarkan para pebalap yang tidak bisa tampil konsisten. Beberapa nama muda yang ada di dalam tim tampak masih belum siap menghadapi tekanan yang begitu besar. Scott Redding yang mengamati hal tersebut lantas mengatakan bahwa persaingan di kelas premier kini makin membosankan.

Sebelumnya, juara enam kali World Superbike (WSBK), Jonathan Rea, mengatakan MotoGP kehilangan hiburan di balapan. Menurutnya, itu yang diberikan Valentino Rossi sepanjang kariernya sehingga kejuaraan tersebut menjadi sangat besar. Dan ketika Valentino Rossi pensiun, terlihat di sirkuit Mugello yang sepi penonton.

“Menurut saya, seorang pembalap setidaknya harus menghabiskan dua tahun di Moto3 dan dua tahun lagi di Moto2, sebelum naik ke kelas premier. Ini dibutuhkan untuk menemukan jati diri Anda. Kejuaraan saat ini sangat membosankan, karena uang berperan besar dan tekanan yang semakin meningkat. Ini hanya akan membuat seorang pembalap berpengalaman kehilangan tempatnya di kejuaraan dunia,” ujar Redding dilansir dari Motorsport.

Advertisements

3 KOMENTAR

  1. Kembali ke motor jadul yang juga mengandalkan keterampilan pembalap, dengan teknologi hanya untuk meningkatkan keselamatan rider nya…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here