ARIPITSTOP.COM – Pembalap Ducati asal Italia, Fransesco Bagnaia yang baru saja merebut kemenangan di GP Belanda dikabarkan mengalami kecelakaan akibat nyetir dalam kondisi mabok usai pesta merayakan kemenangannya di sebuah diskotik di Spanyol. Bagnaia terancam lisensi SIMnya dicabut.

Saat ini, MotoGP 2022 memang sedang dalam masa tenang lantaran paruh pertama musim ini telah berlalu. Para pembalap baru akan kembali balapan di MotoGP Inggris 2022 yang akan berlangsung Sirkuit Silverstone pada 7 Agustus mendatang.

Masa tenang ini tentu saja dimanfaatkan oleh para pembalap untuk istirahat ataupun sekedar berlibur. Salah satunya adalah Bagnaia yang memanfaatkan waktunya dengan berlibur ke Ibiza, Spanyol.

Solomoto.es

Namun apa yang dialami oleh murid Valentino Rossi ini justru apes yang didapatnya, Bagnaia mengalami kecelakaan tunggal dengan mobilnya. Menurut laporan Speedweek, Rabu (6/7/2022), kecelakaan yang dialami Bagnaia terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Bagnaia dilaporkan minum terlalu banyak sehingga menyebabkan dirnya mengalami kecelakaan.

Ketika pihak kepolisian setempat melakukan tes alkohol yang dilakukan dengan cara breathalyzer, hasilnya menunjukkan 0,87 mg/l. Sementara batas yang diizinkan adalah 0,25 mg/l. kadar setinggi itu membuat Bagnaia terancam menghadapi persidangan di mana lisensi mengemudinya bisa dicabut selama 1 sampai 4 tahun.

Bagnaia sendiri telah mengonfirmasi kabar kecelakaan tersebut melalui akun media sosial di mana dia menyesali perbuatannya.

“Kemarin malam saya berada di Ibiza bersama teman-teman saya untuk menghadiri pesta selama jeda MotoGP ini,” kata Bagnaia.

“Kami merayakan dan bersulang untuk kemenangan saya pada GP Belanda.”

“Saya meninggalkan diskotik pada pukul 3.00 pagi. Saya hendak melewati bundaran ketika ban depan mobil saya masuk ke parit tanpa melibatkan kendaraan dan orang lain.”

“Namun, tes alkohol yang dilakukan oleh polisi mendapati kadar alkohol dalam darah saya lebih tinggi dari batas yang diperbolehkan hukum Spanyol.”

“Saya menyesal atas apa yang terjadi. Saya hampir bukan pengonsumsi alkohol, dan ini adalah kecerobohan serius yang seharusnya tidak terjadi.”

“Saya meminta maaf kepada semua pihak, dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa saya telah mengambil pelajaran dari peristiwa ini.”

“Jangan pernah mengemudi setelah meminum alkohol.”

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here