ARIPITSTOP.COM – Para pembalap saat ini dinilai semakin lantang bahkan kelewatan soal menilai kinerja para FIM Stewards, terlebih tragedi terakhir yang menimpa Nakagami, Alex Rins dan Bagnaia. Sebagai ‘korban’ aksi Nakagami, Rins dan Bagnaia bahkan menyebut bahwa sudah seharusnya Direktur FIM Stewards, Freddie Spencer untuk diganti karena dinilai sudah tua. Mendengar hal tersebut, Bos Dorna langsung menjawab dengan nada keras, Carmelo Ezpeleta sampai bilang akan mencolokkan rokok ke hidung para pembalap.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, menjawab kritikan para pembalap yang menilai kinerja FIM Stewards. Dalam insiden sebelumnya di GP Catalunya, Nakagami terjatuh dan menabrak Alex Rins serta Pecco Bagnaia. Tak hanya gagal finis, Nakagami mengalami memar-memar di wajah dan Rins mengalami patah pergelangan tangan kiri.

Apesnya bagi Alex Rins adalah pekan sebelum insiden dirinya juga terjatuh setelah bersenggolan dengan Nakagami, namun pembalap Jepang bisa melanjutkan balapan ketika menjalani balapan GP Mugello.

Namun, yang terjadi di Catalunya para pembalap yakin Nakagami ceroboh, dan mereka naik pitam karena FIM Stewards sama sekali tak menjatuhkan penalti kepada Nakagami. Meski kesal pada kecerobohan Nakagami, Rins menyatakan bahwa dirinya jauh lebih kesal lagi pada FIM Stewards, yang dipimpin oleh MotoGP Legend sekaligus juara dunia GP500, Freddie Spencer. Menurutnya, mereka tidak tegas dan inkonsisten. Rider Spanyol ini bahkan menuntut FIM Stewards diganti.

“Sungguh tak bisa diterima dan tak masuk akal melihat Race Direction, FIM Stewards, berkata ‘tak ada tindakan lebih lanjut’ soal apa yang terjadi dalam balapan. Kali ini mereka kembali membuktikan bahwa Stewards ini tak berada di level MotoGP. Sudah jelas saya akan mendorong perubahan Stewards,” ujar Rins.

“Pasalnya, terlepas dari insiden di Mugello, kini saya cedera. Seorang pembalap merenggut kans saya memperebutkan gelar, begitu juga kans Pecco. Pecco tadinya memperebutkan gelar dan saya rasa tak lagi tahun ini. Mereka harus berubah. Tiga orang Stewards yang ada di sana. Mereka tak bekerja dengan baik!” pungkasnya.

Mendengar kritikan tajam dari Alex Rins, Carmelo Ezpeleta akhirnya meradang. Lewat Motociclismo.es, Selasa (14/6/2022), ia mengecam sikap para pembalap ini.

“Saya bukan steward, dan tak seorang pun dari Dorna jadi steward. Namun, jika para pembalap seperti Alex Rins berkata seperti itu, andai semua terserah saya, saya akan colokkan rokok pada hidung mereka,” ujar Ezpeleta.

“Wasit bekerja seperti wasit di mana saja. Saya fans sepak bola, dan ketika jurnalis mewawancara pemain soal wasit, mereka akan berkata, ‘Saya lebih baik tetap diam karena ada penalti,’ dan mereka akan tutup mulut. Sungguh tak bisa diterima Alex berkata begitu. Ia juga bukan satu-satunya, ada banyak pembalap yang bilang begitu,” lanjutnya.

“Jadi steward sangatlah sulit. Mereka memang harus jeli melihat situasi, namun para rider ini tak punya rasa hormat dengan berkata begitu. Tempo hari, soal hal yang sifatnya rahasia di rapat Safety Commission, kami membicarakan aksi steward di GP sebelumnya, dan tak semua rider sepakat. Ada yang yakin insiden itu harus dapat penalti, sementara yang lain tidak,” kisah Ezpeleta.

“Sudah jelas saya punya hubungan baik dengan para rider dan berjumpa dengan mereka pada setiap Jumat (rapat Safety Commission) untuk membicarakan keselamatan dan lainnya. Namun, dengan segala hormat untuk steward, jika saya duduk di FIM, saya akan mempertahankannya (Spencer),” pungkas pria asal Spanyol ini.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here