ARIPITSTOP.COM – Aleix Espargaro kembali menuai podium di GP Jerez 2022, dan podium ini menandakan berakhirnya hak istimewa yang diperoleh oleh tim Aprilia di MotoGP. Aprilia kini sudah sejajar dengan tim pabrikan lainnya seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Ducati serta KTM.

Pabrikan asal Noale ini tampil mengesankan sejak awal musim. Dengan RS-GP terbaru, Aprilia bersama Aleix Espargaro bisa merebut podium tertinggi di Argentina sebagai kemenangan pertamanya di era MotoGP dan kini Aleix Espargaro mampu podium ketiga di MotoGP Jerez.

Tercatat di musim 2021, lewat Aleix Espargaro mampu podium ketiga di MotoGP Inggris, kemudian di musim 2022 ini tampil lebih trengginas dengan mampu podium utama di GP Argentina, pdoium ketiga di GP Portugal dan terakhir podium ketiga di GP Jerez. Dengan semua podium tersebut, kini Aprilia sudah mengoleksi batas maksimal pencabutan hak istimewa atau konsesi dengan meraih 6 poin.

Tahun GRAND PRIX Podium Poin
2021 Inggris P3 1 Poin
2022 Argentina P1 3 poin
2022 Portugal P3 1 Poin
2022 Spanyol P3 1 Poin
TOTAL 6 Poin

Dilansir dari Motorsport, sistem konsesi mulai diperkenalkan Asosiasi Pabrikan MotoGP (MSMA) pada 2015, dengan penerapannya musim 2016. Hal ini dilakukan dalam upaya menyeimbangkan level kekuatan para partisipan.

Pabrikan yang memiliki konsesi diuntungkan jatah sembilan mesin semusim, tidak terkena pembekuan pengembangan mesin (engine freeze), enam wildcard, hingga diperbolehkan menurunkan pembalap pabrikan pada tes resmi.

Konsesi diberikan kepada pabrikan yang belum berhasil meraih kemenangan atau podium, memungkinkan untuk mengejar ketinggalan, atau setidaknya bisa mengimbangi level performa mapan Yamaha, Honda, Ducati dan Suzuki.

Perincian poin konsesi, yakni tiga (3) poin untuk kemenangan, kemudian dua (2) poin atas podium kedua, serta satu (1) poin dari hasil finis ketiga. Jika pabrikan mengantongi enam (6) poin konsesi, maka mereka bakal kehilangan konsesi pada musim berikutnya.

Lalu hak konsesi apa saja yang hilang yang sebelumnya diperoleh khusus untuk Aprilia?:

  • Aprilia kini kehilangan kesempatan untuk menguji motornya dengan jumlah hari yang tak terbatas dan bisa di sirkuit mana saja. Artinya, tidak ada lagi test privat secara pribadi oleh Aprilia mulai musim 2022 ini.
  • Mulai musim 2023 nanti mesin RS-GP akan disegel seperti tim lainnya, namun sampai akhir musim 2022 masih bebas tanpa penyegelan mesin.
  • Penggunaan jumlah mesin per pembalap per musim sudah dibatasi mulai musim 2023. Jika sebelumnya mendapatkan jatah 9 mesin per pembalap, mulai tahun depan hanya mendapatkan 7 jatah mesin per pembalap seperti tim lainnya.
  • Aprilia juga kehilangan hak istimewa 6 kali wild card per musim menjadi 3 kali wild card mulai musim 2023.
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here