ARIPITSTOP.COM – Bukannya sedih atau menyesal ketika terjatuh, Joan Mir justru berdiri kemudian langsung bertepuk tangan sambil mendekati Jack Miller yang baru saja menabraknya sehingga kesempatan naik podium harus sirna. Kejadian ini terjadi pada lap 19 ketiga kedua pembalap sedang memperebutkan posisi ketiga di GP Portugal 2022 malam ini 24/04/2022.

Joan Mir dan Jack Miller gagal finis di seri kelima MotoGP 2022 karena mengalami kecelakaan. Keduanya bertabrakan dalam posisi bisa finis di podium. Momen tidak menyenangkan itu terjadi pada lap 19. Mir dan Miller saat itu tengah bersaing untuk memperebutkan posisi ketiga.

Terlihat pada lap 19 posisi Joan Mir sedang mempertahankan posisi ketiga di trek lurus, namun kalah top speed dengan Jack Miller sehingga di tikungan pertama terlihat Jack Miller masuk racing line dari area dalam Joan Mir.

Apes… Jack Miller tergelincir saat overtake Joan Mir, motor Miller langsung menyeret Joan Mir yang berada di posisi luar. Beruntung tabrakan itu tidak berbahaya. Begitu bangkit usai mengalami kecelakaan, Mir tampak memberikan tepuk tangan sembari berjalan ke arah Miller yang masih terduduk tetapi tidak dijelas apa maksud dari tepuk tangan juara dunia MotoGP 2022 itu, terlihat seperti aksi sarkasme karena kedua pembalap ini memang susah akur.

 

Meski Joan Mir dan Jack Miller terkenal saling berantem, namun Joan Mir mau mendekat ke Jack Miller yang sedang menyesali kejadian tersebut. Kedua pembalap tampak saling berpelukan.

Usai sampai di Paddcok, Jack Miller langsung menuju ke paddock Suzuki bersama tim ducati untuk meminta maaf kepada Joan Mir.

Kedua pembalap ini sebenarnya tidak terlalu akur. Miller dan Mir pernah berseteru karena insiden di lintasan, terakhir terjadi tahun lalu di GP Amerika.

Miller pernah marah kepada Mir karena ditabrak di MotoGP Amerika pada Oktober 2021. Akibat senggolan itu Miller yang semula di posisi keenam harus merosot ke tempat kedelapan setelah terempas ke sisi kanan lintasan dan disalip Mir serta Enea Bastianini.

“Saya bersumpah, setiap kali saya balapan dengan pria itu, dia sepertinya ingin menabrak saya,” ucap Miller seperti dikutip dari Speed Cafe ketika itu.

Joan Mir pun juga menanggapi pernyataan Jack Miller pada kejadian tahun lalu tersebut.

“Saya suka berbicara di trek, tapi saya tidak suka meneriaki pembalap lain dan mengancamnya,” kata Joan Mir.

“Saya bisa paham reaksi Miller, karena saya pikir dia adalah pria yang baik dan dia tidak akan mengeluarkan ancaman-ancaman itu di akhir balapan,” lanjutnya.

“Kami adalah pembalap, kami bisa saling memahami. Dia adalah pria yang hampir selalu tampil sangat baik dalam balapan, menyalip dengan baik,” ungkap Mir.

“Lalu, memang benar kami mengalami beberapa senggolan karena kami bertarung dalam balapan,” sambungnya.

“Yang tidak akan saya mengerti adalah keputusan Race Direction dalam hal ini. Karena itu adalah sentuhan, saya tidak melempar siapa pun,” jelas Mir.

“Mereka telah menyentuh saya, sehingga saya melebar. Miller di tikungan pertama menyentuh saya, Binder juga melewati saya dengan cara yang buruk,” sebutnya.

“Saya tetap diam dan mencari cara untuk kembali, itu saja. Saya tidak suka mengkritik dan kemudian meneriaki pembalap lain ketika semuanya berhenti,” pengakuan Mir.

“Saya akan menyimpannya untuk waktu lain atau balapan lain. Sejujurnya saya tidak suka cara Miller bereaksi. Saya bisa memahaminya dan, tentu saja, keputusannya. Saya yakin mereka bukan steward yang sama seperti di Qatar,” singkat Mir sambil tertawa.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here