ARIPITSTOP.COM – Untuk kedua kalinya Sirkuit Sepang Malaysia mengirimkan tenaga Marshalnya yang sudah kenyang dengan pengalaman untuk membantu gelaran balapan MotoGP Indonesia yang baru pertama kali digelar di sirkuit Mandalika. Sebagaimana yang kita ketahui jika sirkuit Sepang sudah sangat berpengalaman dalam hal menyelenggarakan berbagai balapan Internasional seperti WSBK dan MotoGP.

Pada akhri tahun lalu, kegaduhan sempat terjadi di sirkuit Mandalika akibat kekurangan Marshal yang akhirnya harus menunda balapan IACT 2021 diundur menjadi satu berbarengan dengan balapan WSBK. Kala itu, hanya tersedia 4 orang di setiap pos. Itu tidak sesuai dengan ketentuan FIM yang mengharuskan ada 8 Marshal di sejumlah area sirkuit yang telah ditentukan sepanjang perlombaan.

Akibat penundaan balapan karena kekurangan Marshal tersebut, akhirnya pihak Sirkuit Mandalika meminta bantuan ke Sepang untuk menjadi salah satu solusi dalam menghadapi kekurangan SDM Marshal di Mandalika.

Dan kini sirkuit Sepang kembali mengumumkan membantu penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2022. Pada hari Minggu (13/3/2022), Sepang International Circuit (SIC) mengumumkan bahwa pihaknya mengirimkan 10 Marshal dan 4 staff SIC dalam event Pertamina Grand Prix of Indonesia.

“SIC telah mengirimkan 4 staf SIC beserta 10 Marshal yang akan terbang ke Sirkuit Mandalika secara bertahap hari ini dan 15 Maret 2022 untuk membantu GP Indonesia yang akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022,” ucap SIC Public Relations & Communications, Akil Mansiz, dilansir dari Motorsport.

Secara umum, tugas Marshal adalah membantu pembalap jika terjadi tabrakan, kecelakaan, atau trek yang mengalami masalah. Mereka terlihat hampir di semua area sirkuit. Tetapi utamanya di area-area yang berisiko terjadi insiden atau kecelakaan.

Terdiri dari tim yang dipimpin oleh seorang Chief Track Marshal. Dia bertanggung jawab atas supervisi hingga briefing kepada anggota untuk tugas harian, alokasi pekerjaan hari per hari, dan kadang sampai pada melatih seluruh Marshal untuk penanganan kecelakaan, sinyal bendera, hingga memadamkan api.

Tugas para Marshal ini memang terhitung vital. Sebab, mereka menjadi mata dan telinga Race Direction karena berada langsung di sisi lintasan.

Marshal harus mampu memberikan informasi kepada para pembalap terkait kondisi lintasan lewat bendera maupun sinyal, menilai kondisi lintasan, sampai membantu rider jika terjadi insiden atau kecelakaan.

Marshal adalah volunter, kerja sukarela dan sama sekali tidak mendapatkan bayaran. Karena dituntut mampu bekerja dalam segala kondisi, inilah mengapa peran Marshal sangat vital dan hanya mereka yang sangat mencintai olahraga balap yang mau melakukannya cuma-cuma.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here