ARIPITSTOP.COM – Dua ppembalap Yamaha Monster Energy harus puas terlempar dari 10 besar pada start MotoGP Qatar 2022, sejak sesi latihan bebas pertama pada hari Jumat 05/03/2022, Quartararo sudah mengeluhkan performa motornya yang tidak kunjung ada perubahan, bahkan dirinya bingung dengan kecepatan yang dimiliki oleh YZR-M1.

Dalam sesi latihan bebas FP1 dan FP2 MotoGP Qatar yang digelar Jumat (4/3/2022), Quartararo tampil kurang memuaskan. Pada sesi FP1 ia hanya finis di posisi ke-11 dengan catatan waktu 1 menit 55,600 detik. Lalu pada FP2 ia berada di posisi kedelapan dengan meraih waktu 1 menit 53,906 detik.

Salah satu hal yang dikeluhkan oleh Quartararo adalah top speed motornya. Dari data yang dirilis MotoGP, saat sesi FP2 top speed motor Yamaha YZR-M1 milik Quartararo hanya mencapai 343,9 km/jam. Jika dibandingkan dengan GSX-RR 2022 milik tim Suzuki Ecstar, top speednya jauh lebih tinggi daripada Yamaha. Hal itu terbukti ketika Alex Rins berhasil menempati urutan pertama dalam sesi FP2 MotoGP Qatar, ia juga meraih top speed tertinggi di antara pembalap lain, yakni 355,2 km/jam.

“Buat saya sekarang, saya merasa ada yang berbeda. Saya merasa tidak begitu nyaman karena pada satu lap, meskipun dalam tes, saya tidak merasa begitu hebat. Hari ini juga saya merasa kehilangan sesuatu yang aneh,” kata Quartararo dilansir dari Motorsport.

Kualitas mesin dan kecepatan maksimal yang dimiliki motor Yamaha YZR-M1 sudah dikeluhkan Quartararo sejak awal musim. Fabio Quartararo berharap, timnya bisa menemukan solusi agar bisa tampil maksimal pada sesi kualifikasi dan balapan MotoGP Qatar 2022.

“Saya cepat pada dua sektor pertama, namun kami melewatkan sesuatu dan perlu memahami mengapa ini terjadi serta harus diselesaikan. Kami tidak terlalu aman untuk Q2. Jadi, kami akan melihat apa yang harus melakukan time attack atau tidak,” tegas pembalap asal Prancis itu.

“Saya sudah merasa di batas kecepatan, namun kami sebenarnya tidak berada pada limit sebenarnya. Saya mengalami hari yang sulit karena tak mengerti pada beberapa hal,” ucap Quartararo. Kami perlu memeriksa data dan membandingkannya dengan yang terakhir untuk melihat apa yang terjadi. Namun, saya juga tidak membela diri saya pada batas waktu yang dimiliki sekarang,” ucap Quartararo.

“Itu hal yang saya sudah duga akan terjadi. Hari ini adalah hari yang berat, sejujurnya saya tidak merasa begitu baik di atas motor,” ungkap Quartararo.

“Jadi, kita perlu menemukan cara untuk meningkatkannya lagi. Tapi soal kecepatan hal itu tidak mengejutkan lagi,” pungkasnya.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here