ARIPITSTOP.COM – Segala macam kritikan dari para pembalap sifatnya adalah positif untuk membangun, agar sirkuit bisa lebih baik kedepannya dan tentu saja lebih aman ketika digunakan untuk balapan. Seperti yang terjadi di sirkuit Mandalika sekarang ini, ternyata keluhan soal aspal di trek Mandalika sudah terjadi sejak sirkuit ini menggelar balapan WSBK, Chaz Davies pembalap asal Team GoEleven Ducati ini menyebutkan jika aspalnya sudah mengelupas sejak November tahun lalu.

Mandalika menggelar uji coba pramusim MotoGP pada 11-13 Februari, dan hari pertama diwarnai drama lintasan kotor. Debu yang masuk ke trek usai hujan deras sehari sebelumnya, jadi lumpur akibat gerimis pada pagi hari. Sesi sempat dihentikan agar petugas membersihkannya. Namun, kondisinya tak membaik secara signifikan.

Namun, kotornya lintasan bukan kendala yang paling mengkhawatirkan. Yang bikin para pembalap cemas justru fakta aspalnya mudah terkelupas hingga menciptakan kerikil. Tak sedikit pembalap yang terkena lemparan batu di motor, helm, dan tubuh mereka.

Komentar Fabio Quartararo, pembalap Yamaha Monster Energy:

“Saya berada di belakang Franco (Morbidelli) dan saya (dihantam) banyak kerikil kecil di leher dan visor. Saya hanya di belakang Franco. Jadi bayangkan jika Anda berada di belakang tiga, empat, lima pembalap selama banyak putaran,” ucap Quartararo.

“Tapi saya pikir untuk balapan, mereka perlu memperbaiki kembali Tikungan 1, karena itu adalah bencana total di sana. Dalam tiga hari, Anda bisa melihat jumlah tanah yang datang lebih rendah dan lebih rendah. Jadi bagi saya treknya aman, hanya masalah aspal yang besar ini. Saya pikir ini akan menjadi masalah terbesar,” ucap Quartararo.

Komentar Aleix Espargaro, pembalap Aprilia Racing:

“Masalah terbesarnya ada di garis balap, motor di depan melemparkan sejuta batu per tikungan kepada Anda. Saya tak tahu apakah mereka bisa memperbaiki ini. Aspalnya terkelupas,”

Komentar Bagnaia, pembalap Ducati:

“Mereka (kerikil) seperti peluru. Ini tidak baik ketika mereka menghantam Anda. Tetapi masalah sebenarnya adalah kerikil. Jika Anda start di depan semua pebalap dalam balapan, tidak ada yang akan mendekati Anda dengan berapa banyak (kerikil) yang terangkat,”

Bukan cuma para pembalap MotoGP, ternyata keluhan soal aspal ini juga sudah disuarakan oleh para pembalap WSBK. Chaz Davies, yang musim lalu berlaga di Sirkuit Mandalika bersama Team GoEleven Ducati, menjadi orang pertama dari paddock WSBK yang angkat suara soal isu ini. Ia pun secara blak-blakan menyebut bahwa aspal sirkuit tersebut sudah bermasalah sejak penyelenggaraan WSBK pada 19-21 November 2021.

“Permukaan treknya sudah jadi masalah pada November. Ujung aspalnya rapuh dan jelas jadi masalah sejak awal. Hal ini sudah dibicarakan dengan para ofisial dalam obrolan tertutup dan dalam Safety Commission dengan peringatan bahwa langkah pencegahan harus dilakukan sebelum GP datang…”

Advertisements

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here