ARIPITSTOP.COM – Yamaha Indonesia baru saja merilis Yamaha Fazzio Hybrid yang memiliki kapasitas mesin 125cc seperti halnya dengan matic entry level Yamaha lainnya seperti Freego dan Mio M3 atau Gear 125. Asiknya, motor entry level yang sama2 berkapasitas 125 ini memiliki mesin yang identik, sehingga mesinnya bisa saling tukar alias subtitusi. Dan ketika Fazzio memiliki kompresi yang tinggi dibandingkan tipe lainnya, maka Freego dan Mio M3 tinggal ngikutin aja naikin kompresi secara mudah.

Yap, kali ini saya akan membahas sedikit spesifikasi dari Yamaha Fazzio dan mesinnya Mio M3 yang identik dengan mesinnya Freego 125, Gear 125, Fino 125 bahkan sampai X-Ride 125 serta Mio Z.

Yamaha Fazzio memiliki kapasitas mesin 125cc, yap… sama seperti Yamaha Freego dan Mio M3. Kemudian kita lihat spesifikasi diameter dan langkah pistonnya, untuk Fazzio, Freego maupun Mio M3 itu spesifikasinya sama yaitu 52,4 x 57,9 mm.

Tetapi… Fazzio memiliki kompresi yang jauh lebih tinggi yaitu 11:1 sedangkan untuk Freego dan Mio M3 memiliki kompresi sebesar 9,5:1. Kok bisa keduanya memiliki kompresi yang beda padahal diameter dan langkah pistonnya sama?. Yang beda adalah di bagian bentuk Pistonnya.

Melihat di part catalog Yamaha Fazzio, pistonnya jika dilihat secara seksama ternyata bentuk Piston crownnya itu rata dibandingkan dengan piston Mio M3 yang permukaannya lebih masuk dalam, disinilah kenapa kompresi motor Fazzio jadi lebih tinggi. Jadi ingat kasusnya Piston All New R15 V3 yang sekarang sedang ngehits dipakai di motor Nmax, Lexi 125 dan Aerox karena bentuk pistonnya sama seperti Fazzio ini, lebih rata sehingga para owner Nmax, Lexi 125 dan Aerox mengganti pistonnya memakai All New R15 V3 untuk menaikkan kompresi.

Sebagai catatan, bahwa Fazzio juga memakai Cylinder kode 2PH seperti motor Freego, kode 2PH ini merupakan kode part dari Mio M3.

Tengok bentuk Pistonnya milik Yamaha Fazzio:

Sekarang bentuk pistonnya Mio M3, piston ini juga dipakai di motor Freego 125, Gear 125, Fino 125 bahkan sampai X-Ride 125 serta Mio Z:

Jadi kesimpulannya adalah, untuk motor Mio M3, Freego 125, Gear 125, Fino 125 bahkan sampai X-Ride 125 serta Mio Z mau naikin kompresi, tinggal pakai saja pistonnya Fazzio. Paket hemat untuk modifikasi… awas ya… minimal minumnya Pertamax loch… dianjurkan pakai Pertamax Turbo.

Advertisements

4 KOMENTAR

  1. bukannya klo torsi naik berarti tarikan jd sangat ringan ya? motor jg jd jauh lebih irit..
    pengalaman dl naikkan torsi shogun 125, tarikan 100mtr bisa ngalahin satria 150…
    pdhl cm d naikin torsi doang. jd jauh lbh irit jg
    topseed jg naik

    enak nih berarti, pabrikan menyediakan modif yg sdh diperhitungkan lbh dalam. jd lbh aman

    • Ya minimal ganti injeksi yg lebih banyak port lubangnya..

      Biar sesuai dengan kompressi dari piston dan pengaturan ulang timing pengapian

Tinggalkan Balasan ke BoLanHok Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here