iklan gma

ARIPITSTOP.COM – Joan Mir kini memang sedang menjadi sosok pembalap yang menjadi sorotan soal bursa transfer untuk musim MotoGP 2022 selain Quartararo karena keduanya habis kontrak pada akhir musim 2022. Honda dikabarkan sudah melirik juara dunia 2020 ini untuk bisa menggantikan Pol Espargaro, akan tetapi justru Joan Mir dikatakan lebih pantas pindah ke Ducati yang memiliki motor lebih  kencang.

Saat ini pembalap Top yang sudah mengamankan posisinya di musim 2023 adalah Morbidelli dan Marc Marquez, sedangkan sebagian besar pembalap lain pada habis kontrakknya sampai akhir musim 2022. Joan Mir salah satu pembalap yang paling disorot, sebelumnya pembalap ini enggan untuk berkomentar secara pasti soal kontraknya dengan Suzuki.

“Kami ingin melihat dulu apa yang terjadi di pasar. Saya percaya Suzuki tetapi tidak tahu apa yang akan saya lakukan. Jika Suzuki dan saya memiliki target dan tujuan sama, saya akan bertahan,” tutur peringkat ketiga MotoGP 2021 lalu tersebut.

HRC disebutkan akan lebih memilih Joan Mir ketimbang Quartararo. Beberapa hari yang lalu, pengamat MotoGP yaitu Carlo Pernat membocorkan jika HRC lebih tertarik dengan Joan Mir terlebih karena pembalap ini tidak mematok harga setinggi Quartararo.

“Honda sedang berusaha keras mencoba menggaet pembalap pemenang, dan itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan,” tutur Pernat kepada GPOne.

“Ada dua nama: Quartararo dan Mir. Tampaknya Mir lah yang cenderung akan pergi ke sana, karena biayanya lebih rendah dan ia pembalap yang tepat. Ini akan terjadi dalam waktu singkat. Saya yakin, awal musim nanti, proses ini sudah selesai, atau hampir selesai,” lanjut Pernat.

Akan tetapi ada komentar menarik yang dilontarkan oleh Jorge Lorenzo. Di mata Jorge Lorenzo, menyandingkan Mir dengan Marquez – juara dunia delapan kali bukan sebuah langkah maju bagi Mir.

“Saya kira, hanya dengan pindah ke Ducati, Mir bisa membuat kemajuan signifikan,” tutur Lorenzo seperti dikutip Speedweek.com.

“Sebagai orang luar, saya melihat Suzuki dan Yamaha berada di level yang sama. KTM tidak terlalu buruk sementara Honda dan Aprilia memiliki masalah kompleks, meskipun mereka juga mampu bertarung untuk posisi atas.”

“Ducati sangat cepat, siapa pun pembalapnya. Dan itu semua bukan sebuah kebetulan,” ujar Lorenzo

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here