ARIPITSTOP.COM – Quartararo sebagai juara dunia 2021 ternyata langsung melempar bola panas untuk bursa transfer di musim 2023, pembalap asal Prancis ini tidak mau buru-buru perpanjang kontrak dengan Yamaha pasalnya motor yang dia tunggangi kurang bertenaga, Yamaha diberi ulimatum oleh Quartararo sampai bulan Februari sudah bisa merubah performa motor M1, lalu apa reaksi Yamaha?.

Quartararo memang sedang menjadi sorotan, dia melemparkan pernyataan jika dirinya belum mau perpanjang kontrak dengan Yamaha karena power motor M1 masih kalah dibandingkan Ducati dan Honda. Selain itu ternyata masih ada alasan lain Quartararo untuk belum mau tanda tangan kontrak yaitu soal kesepakatan gaji. Menurut informasi yang diperoleh pengamat MotoGP, Carlo Pernat, Quartararo menginginkan gaji sangat tinggi bahkan setara dengan Marc Marquez.

Keluhan ini lalu didengar oleh Jarvis di mana ia membenarkan motor balap yang dimiliki Yamaha memang memiliki masalah yang dibeberkan oleh Quartararo. Melihat hal tersebut, Lin Jarvis tak tinggal diam, dia mengklaim Yamaha telah berupaya meningkatkan motor mereka.

“Yang kurang dari kami adalah tenaganya, bukan hanya tahun ini, ini adalah hal yang kami lewati selama bertahun-tahun,” ujar Jarvis, dilansir dari Motosprint.corrieredellosport.it.

“Ini adalah hal penting yang harus dikerjakan. Saya optimis, kami bisa mengerjakannya,” sambung Jarvis.

Lin Jarvis tidak mau mengakhiri kontrak dengan Quartararo lebih cepat. Dengan melihat kemampuan yang semakin berkembang, Jarvis berniat mengamankan jasa pembalap berjuluk El Diablo tersebut hingga 2024 mendatang.

“Dengan Fabio, tentu kami senang melihatnya berkembang di Yamaha dan juga atas hasil yang diraihnya selama ini,” ujar Jarvis.

“Dia masih muda dan memiliki masa depan yang cerah. Jelas niat kami adalah mempertahankannya hingga 2023 dan 2024.”

“Apakah kami sudah membahas bersamanya secara detil? Belum. Apakah kami akan segera melakukannya? Ya,” tutup Jarvis.

Advertisements

1 KOMENTAR

  1. harus ada peningkatan di power karena so far power and handling Ducati yang terbaik, dan so far pula Fabio yang bisa mengatasi keterbatasan Yamaha…
    Kalo ngga ada peningkatan ya (baik power maupun gaji) manusiawi lah minta pindah..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here