iklan gma

ARIPITSTOP.COM – Sejak tahun 2018 silam, KTM sudah terdengar ingin membeli Ducati dari tangan grup VW yang menguasai pabrikan asal Bologna Italia tersebut. KTM ingin melebarkan sayapnya, belum puas setelah berhasil mengakuisi MV Agusta, Husqvarna dan Gas Gas. Namun upaya untuk merebut Ducati tenryata tak mudah, sampai-sampai Stefan Pierer murka dan mengatakan sombong kepada Piech dan Porshce family.

Keinginan KTM untuk bisa mengakuisisi Ducati tenryata bukan isapan jempol belaka, keseriusan KTM untuk membeli merek Ducati juga telah dibeberkan oleh Stefan Pierer yang menjabat sebagai CEO. Pierer telah menyatakan minatnya untuk memiliki perusahaan sepeda motor asal Italia itu. Tak tanggung-tanggung, uang puluhan Uero sudah dia siapkan demi bisa mengakuisisinya.

“Saya memiliki hubungan emosional dengan Ducati. Ducati adalah Ducati, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Satu-satunya brand yang cocok untuk kami adalah Ducati. Segala sesuatu bisa Anda lupakan. MV Agusta terlalu kecil,” kata Stefan Pierer.

“Tentu saja, memiliki brand seperti itu di grup kami akan menarik. Ini bukan pertanyaan tentang harga, tetapi tentang topik, ketika semua orang menyadari di mana situasinya,” lanjutnya.

Sementara itu, penjualan Ducati dikabarkan bisa mendatangkan uang segar untuk grup VW  karena kabarnya KTM sudah menyiapkan dana sekitar 1,5 miliar euro atau setara Rp23,8 triliun. Nilai yang sangat tinggi, mengingat, Audi membeli Ducati dengan nilai 860 juta euro, atau setara 13,6 triliun.

Akan tetpai upaya tersebut sampai saat ini masih gagal, dilansir dari Speedweek, perbincangan antara KTM dengan Volkswagen yang merupakan pemilik Ducati saat ini, terjadi direntang waktu November-Desember tahun lalu.

“Piech dan Porshce family tidak menjualnya, bahkan hingga generasi ketiga mereka. Kesombongan mungkin berperan di sini,” ungkap Stefan Pierer.

Meski begitu, Stefan Pierer tidak ingin putus asa dengan keputusan Volkswagen yang menolak permintaan KTM.

“Jangan pernah berkata tidak. Saya sudah mempelajari hal seperti ini di dalam industri kami,”

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here