ARIPITSTOP.COM – Melihat performa tim KTM setiap tahunnya terlebih prestasi puncaknya di tahun 2020 tentu membuat penasaran sebegitu cepatnya pengembangan motor KTM di MotoGP hingga menghasilkan banyak podium dan ada kemenangan di musim 2020. Apakah membuat pabrikan lain heran dengan rahasia yang dilakukan oleh KTM?, ternyata tidak, hal ini diungkapkan oleh Pol Espargaro yang justru heran dengan kinerja tim enginer dari Honda.

Pol Espargaro bergabung dengan KTM sejak tahun 2018 setelah pindah dari Yamaha, dari situ pembalap ini berperan besar dalam pengembangan KTM RC16. Espargaro mempersembahkan podium pertamanya untuk Red Bull KTM Factory Racing pada 2018. Ia lantas menambah lima lagi pada 2020, yang membuat Honda kepincut memboyongnya. HRC menilai Pol Espargaro merupakan sosok tepat untuk mendampingi Marc Marquez dalam skuad utama mereka, mengingat ia berperan besar dalam perkembangan KTM.

Setelah satu musim dilalui Pol Espargaro bersama Honda, pembalap ini kemudian bercerita mengenai kesannya bersama tim HRC di MotoGP. Pembalap kelahiran Granollers, Spanyol, itu mengaku keheranan dengan sikap enginer HRC yang tidak pernah menanyakan “rahasia” KTM kepadanya, terutama sesudah musim sukses 2020.

“Jujur, terkadang itu sesuatu yang membuat saya terkejut. Saya tidak pernah mendapatkan pertanyaan soal itu (rahasia KTM) dari para mekanik. Tetapi Honda memang punya cara kerja yang sangat jelas. Mereka tidak terlalu memperhatikan apa yang dikerjakan oleh tim lain. Honda sangat percaya dengan potensi mereka. Itu normal. Mereka punya semua aspek pendukung, kekuatan dan teknologi, yang tak dimiliki tim lain,” ungkap Espargaro dilansir dari Motorsport.

Apa yang dilakukan oleh tim Honda kepada Espargaro cukup membuat heran bahwa Honda tidak memaksimalkan pengetahuan Espargaro soal motor KTM dan memilih mengembangkan RC213V dengan pakem sendiri.

“Awalnya, saya memang menjelaskan apa saja yang saya alami di tim-tim sebelumnya, baik saat di KTM maupun Yamaha. Tetapi ternyata bukan itu yang dibutuhkan Honda,” tutur Espargaro.

“Mereka lebih memperhatikan bagaimana feeling saya di atas motor dan apa yang saya butuhkan untuk melaju lebih cepat. Kinerja mereka lebih didasarkan atas informasi yang saya berikan, bukan dari pengetahuan saya soal pabrikan lain,” ia menambahkan.

sumber: Motorsport.com

Advertisements

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Qodir Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here