ARIPITSTOP.COM – Serba-serbi menjelang balapan WSBK Mandalika bukan hanya masalah pelik yang terus ramai menjadi perbincangan, namun kedatangan para pembalap WSBK ke Mandalika ini juga menjadi perhatian khusus, terlebih yang dilakukan oleh Scott Redding yang merupakan salah satu pembalap dari tim Aruba Ducati. Pembalap WSBK ini diserbu netizen Indonesia setelah dirinya mengunggah video yang bikin kita semua terharu.

Scott Redding dan tim Ducati jadi salah satu rombongan yang tiba lebih dahulu di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (17/11). Karena itu pembalap asal Inggris tersebut bisa lebih dulu melakukan beragam aktivitas dan menikmati keindahan Lombok sebelum memasuki agenda WSBK Mandalika pada Jumat (19/11) yang dimulai dengan latihan bebas.

Menikmati suasana keindahan alam Indonesia, itulah yang dilakukan Scott Redding sebelum harus menjalankan penatnya balapan WSBK di Sirkuit Mandalika. Dalam unggahan video di akun Instagramnya, Scott Redding membuat netizen Indonesia terharu, pasalnya pembalap ini menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke salah satu pantai yang ada di Lombok. Saat di pantai tersebut Redding bertemu dengan bocah 14 tahun bernama Man. Setelah bertanya-tanya, pembalap 28 tahun itu memberikan uang dengan cuma-cuma kepada Man yang merupakan penjual gelang tradisional.

Unggahan di akun instagram pribadi milik Scott Redding ini akhirnya diserbu oleh netizen Indonesia, hampir semua komentarnya dibanjiri dari netizen Indonesia, sampai pagi ini 18/111/2021 tayangan video tersebut sudah diputar hingga 182ribu kali dengan hampir 3ribu komentar.

Berikut kisahnya:

Bukan tentang jumlah tetapi, tentang prinsipnya. Saya bertemu dengan seorang pemuda berusia 14 tahun hari ini di pantai yang dengan ramah bertanya apakah saya ingin membeli gelang. Saya mengatakan kepadanya “Maaf tapi, saya tidak memakai gelang dan saya tidak punya uang tunai”.

Kemudian, dia tidak terus menekan saya untuk membeli gelang seperti kebanyakan orang yang mencoba menjual sesuatu kepada Anda. Alih-alih, dia memulai percakapan yang kemudian kami bicarakan tentang sekolahnya dan bahwa dia sangat menikmatinya dan menganggap sekolah itu menyenangkan.

Dia menjelaskan bahwa ketika dia tidak di sekolah dia mencoba mencari uang dengan menjual gelang ini. Jadi saya berkata kepadanya, “Saya akan memberi tahu Anda apa Man, saya hanya bersantai sedikit dan nanti saya akan mendapatkan uang tunai untuk gelang Anda.” Dia mengatakan kepada saya, “Berjanjilah padaku, ya?” Jadi saya berkata, “Tentu saja.”

3 jam berlalu dan saya kembali dengan uang tunai. Ketika saya memanggil nama di pantai, dia datang dari sudut dengan senyum di wajahnya dan masih dengan gelang di tangannya. Saya hanya ingin berbagi cerita kecil ini sebagai pengingat untuk setia pada kata-kata Anda dan tindakan kebaikan sekecil apa pun tidak pernah terlalu sedikit.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here