ARIPITSTOP.COM – Musim ini, kecepatan, ketenangan, dan kematangan mental menjadi kunci stabilnya performa Quartararo. Sampai balapan ke-15 di Amerika Serikat, Quartararo sudah mengoleksi lima kemenangan dan 10 podium. Pembalap asal Prancis ini bahkan akhir pekan ini bisa mengunci gelar juara dunia di Misano.

Pada usia masih sangat muda, tentu bakat Quartararo salah satu yang terbaik di MotoGP saat ini. Dua tahun memperkuat tim satelit Petronas Yamaha, Quartararo kemudian naik kelas ke tim pabrikan Monster Energy Yamaha musim ini dan dirinya menjadi kandidat terkuat juara dunia MotoGP 2021.

Masa kontrak yang akan habis bersama di akhir musim 2022, membuat Quartararo sudah mulai dilirik oleh tim lain. Apalagi sang manajer, Eric Mahe sudah mengatakan meski kini Quartararo sukses bersama Yamaha, bukan berarti kliennya sudah pasti perpanjang kontrak untuk musim 2023. Menurutnya pada titik seperti sekarang, apapun bisa terjadi. Termasuk jika Quartararo menerima pinangan tim lain.

“Fabio akan pergi ke tim yang menurutnya terbaik. Hingga saat ini, segalanya masih sangat terbuka. Untuk saat ini, belum ada yang jelas untuk 2023,” tutur Mahe seperti dikutip AutoHebdo.

“Fabio mungkin sedang senang dengan performanya. Tetapi kami juga masih harus melihat lagi beberapa detail. Pasalnya, torehan saat ini lebih banyak disebabkan kemampuan Fabio, bukan paketnya (motor).”

Dari pernyataan Mahe bisa disimpulkan kalau Yamaha bakal lebih memerlukan Quartararo dan bukan sebaliknya. Semua tahu, saat ini hanya Quartararo yang mampu menjinakkan motor Yamaha YZR-M1 dengan optimal. Tengok saja Vinales yang tahun ini memilih kabur, kemudian Morbidelli yang tahun lalu lebih moncer kini justru tidak kelihatan batang hitungnya, terlebih dengan Rossi yang tahun ini bisa dibilang musim terburuk sepanjang karirnya.

“Tren yang biasa dilakukan adalah menyodorkan kontrak baru satu atau satu setengah tahun lebih awal dari masa akhir kontrak. Jika prospek-prospeknya jelas, kami mungkin akan berlanjut (dengan Yamaha). Yang jelas kami takkan terburu-buru,” tutur Mahe.

“Saat ini kami sudah dihubungi dua setengah tim. Dua tim benar-benar mendekati kami. Sedangkan satu lainnya sepertinya tidak serius. Kami akan mempelajari semuanya sebaik mungkin. Fabio masih muda dan masa depan terbentang luas di depannya.” pungkas Mahe.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here