ARIPITSTOP.COM – Penggantian Minyak Rem di motor sering disepelekan bahkan piranti ini jarang mendapatkan perhatian ketika servis, karena yang menjadi lerhatian khusus adalah ketebalan kampas rem saja. Padahal Minyak Rem juga perlu perawatan yang rutin agar piranti pengereman selalu bekerja maksimal. Kalau Minyak rem tidak diganti secara berkala bisa terjadi seperti motor ini.

Bengkel Zona Speed belum lama ini mendapatkan keluhan dari konsumen di bagian rem depannya terlalu dalam saat mengerem, tidak seperti biasa rem cukup ditekan sedikit saja sudah bisa mengerem, namun ini tuas rem harus ditekan dalam-dalam baru bisa bekerja remnya. Ketika saya bongkar bagian master remnya, ternyata minyak remnya sudah berubah menjadi kehitaman, kemudian saya putuskan untuk membongkar bagian seal master remnya dan hasilnya mengejutkan, sealnya sudah penuh dengan kerak kotoran, pantas saja remnya hampir blong.

Tengok warna minyak rem yang semula putih bening bisa berubah menjadi kotor dekil, saya cek di speedometer motor ini sudah berjalan 31km.

Kemudian tengok bagian seal master remnya, karena banyak kotorannya, ini yang membuat rem jadi kurang pakem.

Solusinya sudah jelas tentu minyak rem harus dikuras dan diganti seal masternya agar system pengereman menjadi normal kembali. Lalu kenapa minyak rem bisa berubah seperti lumpur dan seal master rem bisa karatan penuh kotoran. Jawabannya adalah masalah di minyak rem yang tidak diganti secara berkala.

Perawatan penggantian Minyak Rem di motor secara mayoritas disarankan untuk melakukan penggantian setelah motor digunakan menempuh jarak 20.000 km. Hal itu meski di atas batas tersebut rem motor masih bisa berfungsi, memang mayoritas di angka 20.000 km kinerja rem masih bagus tetapi alangkah lebih dirawat sebelum terjadi kerusakan.

Kalau kita lihat secara kasat mata, di kilometer 20ribuan kondisi Minyak Rem masih terlihat bagus. Tapi jangan salah, Jika didiamkan terlalu lama maka cairan Minyak Rem akan menjadi endapan seperti lumpur sehingga kinerja pengereman menjadi terganggu, seperti rem magel atau keras atau bahkan sampai rem blong karena Minyak Rem sudah tidak kuat menahan suhu panas.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here